Pariwisata, Lokomotif Ekonomi Kabupaten Jayapura

0
607
Danau Sentani di kabupaten Jayapura

JAYAPURA, test.test.bisniswisata.co.id: INDUSTRI pariwisata menjadi salah satu lokomotif ekonomi di Kabupaten Jayapura Irian Jaya. Mengingat, pariwisata dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, membuka lapangan kerja baru, dan menciptakan sentra industri kreatif di Kabupaten Jayapura.

“Pengembangan pariwisata adalah kegiatan multidimensi dari rangkaian proses pembangunan daerah. Pembangunan sektor pariwisata erat kaitannya dengan aspek sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Jika ditangani serius akan tercipta efek berganda di berbagai bidang,” papar Bupati Jayapura, Mathius Awaitouw dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Bisniswisata.co.id di Jakarta, Rabu (04/11/2015).

Dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura kini gencar mengembangkan industri pariwisata melalui penyelenggaraan Festival Bahari Tanah Merah 2015. Event berskala nasional itu, selain berdampak positif bagi penerimaan devisa negara, juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja baru di Kabupaten Jayapura, yang terdiri atas 19 distrik, lima kelurahan, dan 139 kampung.

“Syukurlah, target kami tepat sasaran. Banyak wisatawan manca negara dan domestik berkunjung ke Kabupaten Jayapura menyaksikan Festival Bahari Tanah Merah 2015. Mereka tertarik berkunjung ke Danau Sentani, Tugu Jenderal Douglas McArthur di Ifar Gunung, Situs Megalitikum di Doyo, Kampung Wisata Tablanusu, Kali Biru, dan makam tentara Jepang,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Mathius, Pemkab Jayapura juga terus mengembangkan industri kerajinan tangan, berupa lukisan kulit kayu di Kampung Asei. Tradisi melukis kulit kayu yang dimulai sejak 1600 banyak diminati wisatawan manca negara (wisman) maupun domestik.

Menurut Mathius, kegiatan tahunan yang diselenggarakan Pemkab Jayapura bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kempora) dan Kementerian Pariwisata tersebut mampu menarik kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik.

“Perlu usaha lebih keras lagi agar Kabupaten Jayapura makin dikenal di manca negara dan daerah lainnya di Indonesia. Kami sangat serius mengembangkan pariwisata untuk menjadikan sebagai salah satu sumber pemasukan daerah. Ini tantangan yang harus dijawab melalui kerja keras,” kata Mathius.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayapura, Alfius Demena. Alfius mengatakan, Festival Bahari Tanah Merah 2015 selain menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk wisata olah raga (sport tourism), juga dapat memicu pertumbuhan ekonomi daerah.

“Wisata olah raga terus dikembangkan, seperti paralayang, balap sepeda, maraton hingga triatlon. Kami yakin wisata olah raga akan berdampak positif bagi pariwisata nasional, karena akan membuka peluang investasi melalui kerja sama antara pemerintah, perusahaan swasta, dan masyarakat,” jelas Alfius. (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY