Pariwisata Bali Tak Terpengaruh Eksekusi Mati WN Australia

0
567
Turis Australia di Bali

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo menolak grasi yang diajukan Myuran Sukumaran, salah seorang warga negara (WN) Australia yang menyelundupkan narkoba yang masuk dalam anggota Bali Nine. Hukuman mati yang akan dijatuhi kepada warga negara Australia itu tidak mempengaruhi kunjungan WNA asal Australia ke Bali.

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, mengatakan, kasus tersebut tidak mempengaruhi hubungan baik Bali dan warga Australia. Menurutnya, warga Australia sulit terpengaruh dengan isu politik yang digulirkan negaranya. “Mereka menganggap Bali sebagai rumah kedua baik untuk berlibur, berbisnis dan sebagainya,” kata Mangku Pastika, di Denpasar, Kamis (22/1/2015).

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali, I Gede Putu Jaya Suartama, mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan, dan Australia menghormati hukum di Indonesia, karena peredaran Narkoba diperangi di negara mana pun. “Eksekusi adalah hal biasa,” ujarnya.

Menurutnya, keamanan di Bali hanya terpengaruh oleh travel warning dan isu ISIS. Kedua hal tersebut memberikan dampak yang signifikan terhadap pengunjung Australia ke Bali. “Minimal terdapat banyak pertanyaan dan permohonan klarifikasi terhadap ISIS di Bali atas travel warning yang dikeluarkan oleh Amerika dan Australia,” katanya. ***

LEAVE A REPLY