Pantai Tanjung Siamuk, Ikon Baru Wisata Bahari Seruyan

0
248

SERUYAN, KALIMANTAN TENGAH, bisniswisata.co.id: Daerah di penjuru nusantara mulai mengembangkan potensi wisatanya untuk meningkatkan pendapatan daerah, menggerakan ekonomi masyarakat, mengurangi angka pengangguran juga mengairah investasi di daerah.

Langkah itu juga dilakukan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Seruyan yang memiliki Pantai Tanjung Siamuk, kini dijadikan ikon wisata bahari yang baru. Pantai di Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir ini akan dikembangkan dan dikelola untuk program jangka panjang sebagai daerah tujuan wisata.

“Pantai ini lokasinya sangat bagus, indah dan menarik. Bahkan tidak kalah dengan Pantai Sungai Bakau, pokoknya luar biasa. Sayangnya selama ini belum dikelola dengan serius,” kata Bupati Seruyan, Sudarsono.

Dilansir dari borneonews.co.id, Sabtu (28/01/2017), selain lokasi yang berada dekat Kuala Pembuang yang menjadi pusat pemerintahan, masih banyak hal yang perlu dibenahi untuk menjadikan kawasan ini sebagai ikon wisata, misalnya dari segi fasilitas, aksebilitas, promosi, publikasi dan lainnya.

“Fasilitasnya memang belum mendukung. Padahal kalau dari segi alam dan suasana, pantai ini mampu menghadirkan keteduhan dan kesejukan bagi pengunjung, bahkan cocok bagi wisatawan yang suka selvie,” ujar dia.

Upaya awal yang dilakukan pihak pemkab adalah menanam pohon di sepanjang jalan, tujuannya untuk membuat perjalanan menuju pantai terasa teduh. Pihaknya juga bertekad untuk terus memperindah dan mempercantik kawasan pantai.

Pemkab Seruyan juga bekerja sama Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) melakukan pelepasan puluhan penyu sisik di Pantai Tanjung Siamuk. Pihak dari TNTP mengungkapkan, dipilihnya pantai ini sebagai karena untuk mempromosikan wisata pantai dan masih berada satu garis dengan pantai TNTP Seruyan.

Selain itu juga, jika dilihat secara historis, dahulu pantai ini menjadi tempat berkembang biaknya satwa langka penyu sisik tersebut. “Seruyan merupakan salah satu pelintasan Penyu Sisik, dan ini tidak ditemukan di wilayah lain. Inilah daya tarik bagi wisatawan,” terangnya. (*/END)

LEAVE A REPLY