Padepokan Didi Nini Thowok Jadi Destinasi Wisata Baru

0
517
Didi Nini Thowok (foto: seputarsemarang.com)

KULON PROGO, test.test.bisniswisata.co.id: DUNIA seni tari dan budaya tidak pernah lepas dari kehidupan Didi Nini Thowok. Sayangnya selama ini belum memiliki padepokan Didik Nini Thowok sendiri. Namun sebentar lagi, sang maestro tari bakal punya padepokan di kawasan Bukit Menoreh, Yogyakarta. Tak sebatas untuk seni budaya saja, padepokan itu bisa menjadi wisata baru di Yogyakarta.

“Didik Nini Thowok merupakan maestro budaya yang terkenal pada level internasional. Seperti di Thailand, ada museum dan tarian Didik Nini Thowok. Sayangnya di Indonesia apalagi Kulon Progo, nama Didik Nini Thowok tidak dikenal keahliannya. Ini kan menyedihkan,” papar Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo di Kulon Progo, Sabtu (23/01/2016)

Hasto mengaku melihat Didik Nini Thowok sebagai magnet di dunia internasional. Kemudian, pemkab berupaya memboyongnya ke Kulon Progo. Untuk itu, pemkab membentuk Dinas Kebudayaan yang diharapkan mampu merealisasikan rencana ini.

Tentu, rencana ini diawali dengan penyusunan rencana detail teknis (DED) pembangunan padepokan Didik Nini Thowok. “Harapannya, orang luar negeri belajar tari dan budaya di Kulon Progo. Apalagi, kalau padepokan Didik Nini Thowok dibangun di kawasan Bukit Menoreh akan menambah daya eksotisme sebuah budaya,” jelas dia.

Anggota Komisi IV DPRD Kulon Progo Agung Raharjo mendukung rencana Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo membangun padepokan Didik Nini Thowok. Langkah pemkab ini dalam rangka menggerakkan potensi budaya lokal supaya dikenal di dunia internasional. Tujuan jangka panjangnya, supaya potensi wisata di wilayah Bukit Menoreh berkembang pesat, dan waisatawan mancanegara berkunjung ke Kulon Progo.

“Semua usaha untuk mengembangkan pariwisata patut kita apresiasi, termasuk memanfaatkan budaya lokal menjadi unggulan budaya daerah. Ide bupati membuat padepokan Didik Nini Thowok itu perlu diapresiasi,” papar Agung.

Selain itu, kata Agung, saat rapat kerja dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kulon Progo, komisi IV telah mempertanyakan alasan pemkab tidak mengembangkan Makam Nyi Ageng Serang di Kecamatan Kalibawang menjadi pusat diklat revolusi mental.

Namun demikian, ia menghargai rencana pembangunan padepokan Didik Nini Thowok. Didik Nini Thowok adalah maestro budaya kreatif yang memajukan budaya trasional yang mampu dikenal di dunia internasional.

“Arah tujuan dalam pembangunan di wilayah utara atau kawasan Bukit Menoreh adalah meningkatkan kesejahteraan dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” kata dia. (*/a)

LEAVE A REPLY