Okupansi Hunian Kamar Artotel Group Melonjak

0
22
Artotel Hotel

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Momen libur panjang memberikan berkah bisnis perhotelan, tepatnya pada tingkat hunian kamar. Artotel Group salah satu pengelola hotel mencatat pertumbuhan 10% pada tingkat okupansi hingga pertengahan tahun 2018. Hingga semester II 2018, okupansi hunian kamar Artotel Group sekitar 80% dan angka ini naik 10% dibandingkan periode serupa tahun lalu.

“Salah satu faktor kenaikan ini karena kebutuhan masyarakat terhadap industri pariwisata kian meningkat termasuk pada industri hotel ditambah dengan konsep hotel yang kami usung yakni dengan konsep modern yang menyasar kaum milineal,” papar COO Artotel Group,
Eduart Rudolf Pangkerego seperti dilansir laman Kontan, Selasa (10/07/2018).

Menurutnya, kenaikan tersebut khususnya terjadi di hotel Artotel yang berlokasi di Jakarta, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta. “Kami berharap kenaikan ini akan berdampak pada tingkat pendapatan hingga akhir tahun mengingat pada kuartal I kemarin kami berhasil membukukan pendapatan yang mengalami kenaikan sekitar 13% dari periode yang sama tahun lalu,” ujarnya.

Dengan semua bentuk ekspansi dan upaya yang dilakukan untuk menggenjot pendapatan, ditargetkan hingga akhir tahun ini terdapat kenaikan pendapatan sekitar 8%-10% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. “Mengingat sejauh ini kami telah memaksimalkan program customer retention management (CRM) serta memaksimalkan pemesanan kamar secara online,” tuturnya.

Dilanjutkan, setelah membuka satu hotel pada kuartal I lalu. salah satu pengelola hotel, Artotel Hotel siap melebarkan sayap bisnis dengan membuka dua hotel kelolaan pada semester II tahun ini. Hotel itu merupakan hasil kerjasama dengan beberapa mitra di mana Artotel Group hanya berperan sebagai pengelola hotel yang bersangkutan.

“Targetnya tahun ini kami bisa buka 5 hotel, mengingat kuartal 1 kemarin sudah membuka 1 unit hotel dengan merek Artotel Haniman di Ubud dan rencananya semester II ini kami akan kembali membuka 2 hotel,” jelasnya.

Kedua hotel tersebut adalah Hotel Alpines yang merupakan merek dari Curated Collection dan Artotel Hotel Semarang. “Alpines ini nantinya berlokasi di Batu, Jawa Timur yang rencananya akan di buka Oktober 2018 mendatang sementara Artotel Hotel Semarang rencananya akan di buka pada Desember 2018,” jelasnya.

Hotel Alpines sendiri punya kapasitas 142 kamar, ruang pertemuan berkapasitas 500 orang, satu restoran dan satu rooftop bar, kids club, gim, hingga spa dan infinity pool. Sementara Artotel Surabaya berkapasitas 88 kamar.

Untuk membangun hotel tersebut, termasuk merek Artotel butuh biaya sekitar Rp 550 – 650 juta per kamar, sementara hotel yang termasuk dalam brand Curated Collection membutuhkan biaya sekitar Rp 650-800 juta per kamar. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY