Oktober 2016, Okupansi Hotel di Bali Diprediksi Melemah

0
255

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) menyatakan tingkat hunian kamar hotel berbintang di Bali pada Agustus mencapai 85%-90%. IHGMA Bali merupakan wadah dari 300 general manager hotel bintang 3 hingga 5, dan vila di seluruh Bali.‎

Wakil Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) I Made Ramia Adnyana menyatakan, musim liburan di dalam negeri, serta liburan anak sekolah di sejumlah negeri membuat kunjungan wisman ke Pulau Dewata meningkat. “Tingkat pertumbuhan kamar Agustus signifikan. Juli Agustus itu best season, karena udara dan cuaca bagus makanya banyak wisatawan ke sini,” tuturnya, di Denpasar, Rabu (27/9/2016).

Menurutnya, wisatawan terbanyak masih didominasi orang turis dari Australia dan China. Diperkirakan pada Oktober 2016 tingkat kedatangan wisatawan akan melemah, turun sehingga hotel akan mengandalkan wisatawan MICE dan grup.

Kendati tingkat okupansi masih tinggi, IHGMA mendesak pemerintah menyetop pemberian izin pembangunan hotel alias moratorium. Jumlah kamar sebanyak 130.000 dinilai sudah sangat banyak dan menyebabkan persaingan menjadi tidak sehat.

Jika tidak dibatasi, lanjut dia seperti dilansir laman Bisnis.com, dikhawatirkan menjadi bom waktu bagi Bali upaya menjaring wisatawan. Sebaiknya, usulnya, pemerintah mulai fokus membenahi infrastruktur jalan dan objek wisata agar memberikan layanan terbaik pengunjung.

‎”Kalau dikomposisikan dengan total arrival sekarang dan jumlah kamar, maka okupansinya hanya 40%. Agar dikontrol pemberian izin kalau perlu disetop dulu dan tingkatkan promosi destinasi sehingga teman-teman hotel bisa kembali fokus mendapatkan okupansi,” tuturnya. (*/BIO)

LEAVE A REPLY