Oktober 2014, Kunjungan Wisman Ke Indonesia Naik

0
562
Turis asing di Borobudur

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat unjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Oktober 2014 mencapai 808,8 ribu orang atau mengalami grafik kenaikan sebesar 2,21 persen dibandingkan September 2014.

“Kenaikan ini terjadi di sebagian pintu masuk dengan presentase kenaikan tertinggi di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, sebesar 51,92 persen, diikuti dengan Pelabuhan Tanjung Priok, DKI Jakarta, sebesar 24,46 persen, dan Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau sebesar 22,07 persen,” papar Kepala BPS, Suryamin di Jakarta, Senin.

Jika dibandingkan Oktober 2013, jumlah kunjugan tersebut mengalami kenaikan sebesar 12,34 persen, saat itu tercatat jumlah kunjungan sebanyak 719,9 ribu orang. Jumlah kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai, Bali, mengalami kenaikan 27,30 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2013 lalu, dari 266,5 ribu kunjungan menjadi 339,2 ribu kunjungan, namun jika dibanding September 2014, jumlah kunjungan wisman turun sebesar 3,64 persen.

Sementara untuk kenaikan terendah terjadi pada Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, sebesar 0,20 persen. Penurunan jumlah kunjungan wisman terjadi pada sembilan pintu masuk, dengan penurunan tertinggi terjadi di Bandara Adi Sumarmo, Jawa Tengah sebesar 37,21 persen dan penurunan terendah terjadi di Bandara Minangkabau yang tercatat sebesar 0,14 persen, lanjutnya.

Dari 808,8 ribu kunjungan wisman yang datang ke Indonesia tersebut, warga negara berkebangsaan Singapura sebanyak 15,31 persen, Malaysia 13,79 persen, Australia 12,40 persen, Tiongkok 11,77 persen, dan Jepang 5,50 persen.

Secara kumulatif Januari–Oktober 2014, jumlah kunjungan wisman mencapai 7,76 juta kunjungan atau naik 8,71 persen
dibanding kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang berjumlah 7,13 juta kunjungan.

Sementara untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi pada Oktober 2014 mencapai rata-rata 54,29 persen, atau naik 0,20 poin dibandingkan dengan TPK Oktober 2013, yang tercatat sebesar 54,09 persen.

Jika dibanding September 2014, TPK hotel berbintang pada Oktober 2014 naik 0,08 poin, dengan rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia, tercatat sebesar 1,98 hari, atau terjadi kenaikan sebesar 0,07 poin, jika dibandingkan keadaan Oktober 2013. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY