Obyek Wisata Jabar Tujuan Libur Lebaran Warga Jakarta

0
215

Obyek wisata di Jawa Barat seperti Maribaya Natural Hot Spring Resort, banyak dikunjungi wisatawan. ( foto Ruby Herman).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Libur Lebaran dimanfaatkan berbagai lapisan masyarakat. Kali ini selain perjalanan wisata yang relatif lancar, pilihan ke wilayah Jawa Barat masih menjadi prioritas.

Nurul Shanti dan keluarga misalnya, memilih Selabintana Resort jadi tujuan wisata dalam libur Lebaran kali ini. Berangkat dari Jakarta bersama suami dan mami tercinta pada hari ke tiga Lebaran, Selasa lalu ( 27/6), perjalanan lancar sehingga waktu tempuh dari Jakarta hanya dalam tiga jam.

“ Tujuan wisata ke Salabintana karena sekalian silaturahmi dengan adik-adik dari mami. Anakku sendiri tidak berlebaran di Jakarta karena sedang melanjutkan studi di Jerman,” kata Nurul Shanti, hari ini.

Nurul Shanti berwisata ke Salabintana bersama suami.

Dia memperkirakan bila nanti proyek tol Bogor-Ciawi-Sukabumi ( Bocimi) sudah selesai jarak tempuh ke obyek wisata di Sukabumi, Jabar, tentunya bisa lebih cepat. Apalagi pintu tol keluar ada di dalam kota Sukabumi sehingga kendaraan bisa langsung keluar/ masuk jalan bebas hambatan, ujarnya.

“Dalam perjalanan ada sedikit kemacetan saat melintas di kawasan Lido Resort karena padatnya arus keluar-masuk kendaraan ke obyek wisata itu, namun relatif masih lancar, ” tambahnya.

Salabintana Resort ini masih mempertahankan arsitektur Belanda. Dahulunya, hotel ini memang bekas tempat istirahat para gubernur dan petinggi perkebunan zaman Belanda tahun 1857 hingga zaman kemerdekaan.

Tak heran berkunjung ke Salabintana seperti bernostalgia masa kecil karena menjadi tempat wisata sejak masa kanak-kanak. Lingkungan yang asri dan hijau di kaki Gunung Gede dan Pangrango ini dikelilingi oleh perkebunan teh dan hamparan rumput yang luas.

Heritage hotel seluas 20 hektare ini sekaligus menjadi tempat wisata favorit bagi mereka yang mencari suasana dingin di kawasan kaki gunung. Bangunannya didirikan sejak tahun 1853 oleh pemilik hotel Aae Lenne dengan nama awal Victoria Gran Hotel.

Hal-hal yang disukai Nurul Shanti setiba di Sukabumi adalah wisata kuliner bersama keluarga besar ibundanya tercinta. Dia juga memutuskan menginap tiga hari dua malam di hotel itu.

Wisata kuliner di Sukabumi bersama keluarga Nurul Shanti

Berwisata di Sukabumi saat libur Lebaran Nurul Shanti berharap pedagang makanan dan warung tenda bisa ditertibkan, dirapihkan dan tidak membuang sampah sembarangan sehingga karena  membuat pemandangan kota jadi terganggu akibat terkesan kumuh.

 

 

    Ruby Herman ( kedua dari kanan) bersama keluarga di Maribaya.

 

Maribaya

Ruby Herman juga memanfaatkan libur Lebaran ke wilayah Jawa Barat bersama 8 anggota keluarga dan kali ini pilihannya adalah obyek wisata legendaris Maribaya.

“Kami start dari Jakarta menuju Bandung dengan dua mobil pada minus 2 H, sebelum hari raya Lebaran tiba. Menginap dua malam, justru pada Lebaran hari pertama kami kembali ke Jakarta,” kata Rubi Herman, hari ini.

Bersaing dengan kendaraan lain ditengah arus mudik, waktu tempuh Jakarta-Bandung memakan waktu 6 jam perjalanan yang biasanya cukup setengah saja atau 3 jam.

“ Jadi memang macet banget sih, tapi surprisenya di Maribaya meski belum hari raya sudah dipadati kendaraan plat B dari Jakarta. Soalnya buat yang tidak merayakan Hari Kemenangan, libur Lebaran juga momen berkumpul dan berwisata bersama keluarga,” ungkapnya.

Ruby mengatakan banyak keluarganya yang memilih libur Lebaran ke Hongkong, namun karena ada pekerjaan yang harus dituntaskan maka kali ini pilihannya adalah ke Maribaya, obyek wisata yang sudah mengalami perubahan dan peningkatan fasilitas yang menyenangkan.

Sekarang lokasi wisata Maribaya Bandung dikenal dengan nama Maribaya Resort, atau Maribaya Natural Hot Spring Resort. Area wisata Maribaya Lembang ini sudah lama dikenal di Bandung, sejak puluhan tahun lalu.

Tempat ini bisa dikatakan salah satu tempat legendaris di Bandung, tujuan jalan-jalan favorit orang tua dulu. Di sini kita bisa menikmati air terjun, berendam air panas, dan menikmati hutan hijau karena memang letaknya berbatasan dengan Taman Hutan Raya Juanda.

“ Cukup mengunjungi satu obyek namun banyak pengalaman yang bisa kita nikmati karena ada Sky Bridge Tapak Halimun, misalnya, tempat kita melihat semua penjuru kawasan hutan Maribaya dari atas jembatan dan rasakan sensasi kesejukan udara segar,”

Salah satu resto di Maribaya (repro)

Bagi Ruby yang biasa menghadapi ‘hutan’ beton gedung di ibukota dan kemacetan, relaksasi kaki dengan air panas alami dengan suhu rata-rata 40 derajat celcius menjadi aktivitas yang menyenangkan atau bisa pilih kamar rendam VIP untuk keluarga.

Banyak spot yang bisa menjadi tempat untuk foto selfie dan sensasi kuliner seperti Twig Cafe, tempat menyantap hidangan ditengah gemuruh suara Curug Cigulung. Masih ada gerbang Eyang Raksa Dinata, amphitheatre dan area camping mewah.

“ Beragam fasilitas dalam satu area menjadi pertimbangan utama kami. Untunglah libur Lebaran dapat kami manfaatkan dengan optimal,” kata Ruby Herman.

Keputusannya mengisi libur Lebaran di Bandung memang tidak mengecewakan, namun pihaknya berharap pemerintah daerah dan pengelola industri wisata benar-benar mempersiapkan diri untuk melayani masyarakat dan memperhatikan jalur dan alat transportasi yang mampu memberikan kenyaman libur Lebaran di tahun depan. ( Hilda Ansariah Sabri).

LEAVE A REPLY