Nyawa Backpacker Melayang Usai Minum Teh dari Dukun

0
537
Sang dukun Peru meracik teh

PUERTO MALDONADO PERU, BISNISWISATA.CO.ID: Nasib malang menimpa Jennifer Logan. Backpaker cantik berusia 32, tengah melakukan backpacking di Peru. Sayangnya, saat mencicipi teh ‘pembersih’ buatan dukun lokal di Canto Luz Centre. Jennifer tidak berhenti muntah hingga nyawanya pun melayang.

Jennifer baru saja menyelesaikan tugasnya mengajar bahasa Inggris bagi wanita di Arab Saudi. Usai pulang ke rumah keluarganya di Kanada, Jennifer berangkat ke Peru untuk mengikuti retreat selama 2 minggu di Canto Luz Centre, dekat Kota Puerto Maldonado.

Hari keenam, Canto Luz Centre menghubungi orang tua Jennifer di Saskatoon, Kanada, untuk memberitahu bahwa anak mereka meninggal dunia. Adik Jennifer, Amy Logan yang menjelaskan bahwa kakaknya mengalami hal buruk usai minum teh dalam sebuah upacara bersama dukun setempat. “Ini adalah pengaruh dari teh itu,” tutur Amy seperti dikutip laman The Canadian Press, Rabu (11/2).

Amy berada di Peru bersama ibunya untuk memeriksa jasad Jennifer. Hasil otopsi menyebutkan, Jennifer terkena ‘pulmonary edema’, bertambahnya cairan dalam paru-paru sehingga tak bisa bernafas.

Dijelaskan, pada 17 Januari lalu, para staf Canto Luz Centre membuatkan berbagai jenis teh untuk tamu. Teh yang khusus dibuat untuk kakaknya, diracik untuk membuat orang muntah-muntah. Tujuannya agar tubuhnya sedang dibersihkan. “Tiga wanita lainnya berhenti muntah dalam 15 menit, namun Jennifer tak berhenti sehingga membuat mereka panik,” katanya seperti dikutip dari situs berita Daily Mail.

Para staf memberinya pertolongan pertama sebelum Jennifer dilarikan ke rumah sakit. Namun di perjalanan, Jennifer meninggal. “Staf Canto Luz Centre sudah meminta maaf. Teh yang diberikan adalah ‘tobacco purge’, bukan ‘ayahyasca’ yang terkenal karena menyebabkan kematian di kawasan Amazon. Reaksi Jennifer disebut dokter setempat sebagai ekstrem dan tidak biasa,” ungkap Amy.

Pihak Canto Luz Centre menjelaskan, dukun mereka punya pengalaman 20 tahun membuat racikan teh dan ramuan. Namun terkait meninggalnya Jennifer, pihak Canto Luz Centre tidak dulu melayani tamu sampai kasusnya selesai. ****

LEAVE A REPLY