Berwisata Eksotis Ala Komunitas Mercedes Jip Indonesia

0
148
Komunitas Mercedes Jip Indonesia jelajahi alam Banyuwangi (Foto: Kompas.com)

NUSA DUA, Bisniswisata.co.id: Beberapa tahun terakhir semakin banyak tempat-tempat wisata eksotis bermunculan di Banyuwangi, Jawa Timur. Sejumlah tempat tersebut seperti Jawatan Benculuk, Alas Purwo, Gunung Ijen, Pulau Santen dan destinasi wisata lainnya.

Jawatan Benculuk merupakan hutan trembesi yang dianggap mirip dengan suasana film-film fantasi produksi Hollywood. Sedangkan Alas Purwo merupakan salah satu taman nasional yang telah ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO. Sementara itu, Pulau Santen merupakan destinasi wisata pantai baru yang ramah untuk wanita dan anak-anak.

Berangkat dari hal itulah, para komunitas mobil Mercedes G-Class, Mercedes Jip Indonesia (MJI) mengadakan turing menjelajahi tempat-tempat wisata eksotis di Banyuwangi, dilanjutkan dengan menyeberang ke Bali pada 8-12 Desember 2017.

Kegiatan touring diikuti 62 mobil Mercedes G Class milik para anggota MJI dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Aceh, Batam, Pekanbaru, Medan, Palangkaraya, Samarinda, Balikpapan, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Bali. Mengusung tema “Explore Hidden Paradise”, turing kali ini mendapat dukungan dari Pertamax Turbo dari Pertamina.

Ketua MJI Cokorda Adnyana mengatakan, turing merupakan kegiatan rutin MJI yang bertujuan untuk mempererat persaudaraan antaranggota sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui kegiatan sosial.

“Selama ini, MJI melakukan agenda rutin tahunan, seperti tur ke beberapa daerah objek wisata, dengan harapan dapat mengenal lebih jauh daerah daerah wisata yang ada di Indonesia, dan dapat berkumpul bersama seluruh anggota MJI,” kata Cokorda seperti dilansir laman Kompas.com, Jumat (15/12/2017).

“Jadi kita tujuannya memang ingin mencari tempat-tempat wisata yang tidak mainstream, yang memang jarang dikunjungi dan kita tidak setiap hari lewat di situ. Karena banyak tempat-tempat eksotik yang kalau tidak dipopulerkan tidak akan ketahuan lokasinya ada di situ,” sambungnya.

Pria kelahiran Bali yang notabene dekat dari Banyuwangi ini, mengaku baru pertama kalinya mengunjungi tempat-tempat wisata eksotis di Banyuwangi. Dari pengalamannya itu, Cokorda mengaku takjub. “Saya dari dulu bolak-balik Banyuwangi tidak pernah mampir. Dan ketika sampai di sana, langsung kaget. Wah ini memang beyond ekspektasi kita. Saya pikir cuma hutan biasa. Ternyata ada bukit-bukit hijau ala di Eropa. Dan tenryata ini di Banyuwangi,” pungkas Cokorda.

Diakuinya, banyak kegiatan turing sebuah komunitas kendaraan yang mendapat protes dari pengguna jalan lain. Penyebabnya karena komunitas tersebut dianggap tak tertib lalu lintas dan arogan terhadap pengguna jalan lain. Ragam kejadian itul yang menjadi pelajaran bagi komunitas Mercedes Jip Indonesia (MJI) agar tidak melakukan hal yang sama.

Menghindari mengganggu pengguna jalan lain, sambung dia, seluruh mobil tidak jalan sekaligus secara bersamaan. Tapi dibagi menjadi dua kelompok besar. “Makanya biar tidak mengganggu pengguna jalan lain, kelompoknya dibagi dua dan dikasih jarak,” ucapnya.

Selain membagi menjadi dua kelompok, Cokorda mengatakan MJI juga mencari rute alternatif. Tujuannya agar tidak menyebabkan kemacetan di rute utama. “Untungnya selama kegiatan tidak ada keributan dengan pengguna jalan lain. Kami juga tidak menemukan di media sosial ada yang protes,” kata Cokorda. (KMP)

LEAVE A REPLY