Nikmati Merapi & Candi Prambanan dari Pasar Tradisional

0
365
Gunung Merpai dan Candi Prambanan (Foto :http://www.asiaphotostock.com/)

SLEMAN, Bisniswisata.co.id: Pasar Tradisional Prambanan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta usai direvitalisasi. Kondisinya berbeda jauh. Semakin bersih, indah, tertib juga lantainya bertambah menjadi empat lantai. Bahkan dari lantai paling atas dilengkapi area yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk menikmati keindahan Candi Prambanan serta Gunung Merapi.

“Saat ini Pasar Prambanan selesai di revitalisasi. Bila lantai satu hingga lantai tiga dipenuhi dengan pedagang, maka di lantai empat akan dipakai untuk menikmati Candi Prambanan, Gunung Merapi dan sunset,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Tri Endah Yitnani, dalam keterangan tertulis, Ahad (07/01/2018).

Dilanjutkan, di lantai empat Pasar Prambanan juga disediakan “food court” yang teduh untuk bersantai bagi para pengunjung pasar. “Konstruksi atapnya bukan dengan model kanopi, tapi dilengkapi dengan payung-payung peneduh yang artistik,” katanya Manager PT Mustika Ziden pelaksana proyek Pasar Prambanan, Ali Shihab mengatakan masing-masing lantai Pasar Prambanan dilengkapi dengan fasilitas umum.

Selain itu, fasilitas umum seperti toilet, kamar mandi, kantin dan mushala terdapat di beberapa bagian pasar, baik di sisi utara maupun selatan bangunan, sambungnya.

Dijelaskan untuk lantai dasar ke lantai dua, disediakan eskalator. Selebihnya, pengunjung bisa menggunakan tangga untuk naik hingga ke lantai empat. “Lantai satu dan dua digunakan untuk dagangan nonbasah. Di lantai dua juga ada pedagang daging, tapi kami tempatkan ruang khusus,” katanya.

Juga untuk lahan parkir disedikan di lantai satu, dua dan tiga sementara lantai empat hanya dikhususkan untuk “droping” kendaraan niaga dan sebagian untuk parkir. “Di lantai empat, selain masjid dan ‘food court’ juga disediakan kantor koperasi bagi pedagang. Rencananya, lokasi tersebut juga dibangun taman bermain bagi anak-anak,” katanya. Tertarik? (Redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.