Museum Louvre & Musee d’Orsay Paris Terpaksa Ditutup

0
294
Museum Louvre Prancis

PARIS, test.test.bisniswisata.co.id: Museum-museum terkenal di Paris, seperti Louvre dan Musee d’Orsay terpaksa ditutup, pada Jumat (3/6), demi menyelamatkan koleksi karya seni berharga yang disimpan di ruang bawah tanah. Pasalnya hujan yang turun dengan deras menyebabkan Sungai Seine – yang terletak di dekat museum – meluap hingga mendekati level tertinggi dalam 30 tahun.

Museum Louvre dan Musee d’Orsay – yang total dikunjungi 12,5 juta pengunjung setiap tahun – harus menutup pintu-pintu mereka, pada Jumat, sehingga karya-karya seni dapat dikeluarkan dari tempat penyimpanan bawah tanah dan di letakkan di tempat-tempat lebih tinggi.

Musee d’Orsay, yang terkenal menyimpan koleksi terkenal dari abad ke-19 dan awal abad ke-20, akan ditutup hingga Selasa (7/6).

Untuk mencegah ketinggian air di Paris, pihak berwenang mendirikan tanggul-tanggul banjir darurat di sepanjang Sungai Seine yang berdekatan dengan lokasi museum Louvre – yang paling banyak dikunjungi wisatawan di dunia, dengan daya tarik unggulan lukisan Mona Lisa – dan museum Musee d’Orsay.

Tepian sungai itu kerap dipadati wisatawan pada saat awal musim panas, namun beberapa pengunjung harus pergi dan kecewa.

“Tadinya, hari ini kami akan pergi ke Louvre, dan bepergian dengan kapal pesiar untuk menikmati makan malam, tapi semuanya dibatalkan,” ujar wisawatan asal Amerika Elle Yarborough, seorang guru bahasa Inggris dari Boston.

Dia menambahkan kejadian ini sangat disayangkan, “Tapi kami senang berada di Paris,” katanya.

Sedangkan lainnya bersikap lebih filosofis. “Ini sangat indah. Ini mengingatkan bahwa alam lebih kuat daripada manusia dan kita tidak dapat berbuat apa-apa, hanya bisa menunggu,” pungkas Gabriel Riboulet, seorang pengusaha muda (26 tahun), seraya mengambil gambar.

Bencana banjir yang menyebabkan sedikitnya 14 orang tewas di Eropa ini diawali dengan hujan deras yang turun selama berhari-hari. Alhasil banyak warga yang terjebak di dalam rumah dan memaksa para tim penyelamat mengevakuasi warga dengan memakai kapal-kapal sekoci melintasi jalanan yang berubah menjadi sungai.

Warga Paris telah diminta menjauhi Sungai Seine, yang meluap dan membanjiri jalan-jalan dengan ketinggian lebih dari 6 meter atau di atas ketinggian normal.

Dalam skenario terburuk, lanjut pihak berwenang, ada kemungkinan sungai meluap hingga ketinggian 6,50 meter dan mengalahkan level ketiggian banjir yang pernah dicapai pada 1982. Catatan ketinggian banjir parah yang dicapai 1910, menyentuh level 8,68 meter. (*/NDY)

LEAVE A REPLY