MoU dengan Menteri Lingkungan Hidup, Kemenpar Fokus Wisata Alam

0
702

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Pariwisata alam menjadi potensi pariwisata terbesar Indonesia, dimana kekuatan pariwisata Indonesia ada pada tiga unsur, yakni nature, culture, dan manmade.

Untuk memajukan sektor pariwisata di Indonesia Menteri Pariwisata bersama Menteri Lingkungan Hidup melakukan komitmen bersama dan penandatanganan MoU percepatan aktualisasi destinasi pariwisata alam.

“Destinasi itu bicara soal akses, amenitas dan atraksi. Untuk atraksi ada tiga, yakni nature, culture dan mainmade dan semua tidak bisa berdiri sendiri. Lalu nature 60 persen, culture 30 persen dan sisanya mainmade,” ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya dalam sambutannya pada acara “Seminar Nasional dan Penandatanganan MoU/PKS Tentang Pariwisata Alam di Kawasan Hutan”.

Menpar menegaskan, “Untuk nature paling besar penyumbangnya, makanya untuk wisata alam harus dibenahi. Wisata alam sifatnya harus dilestarikan karena semakin dilestarikan maka akan sejahtera dan itu sistem yang paling tepat untuk wisata alam”.

Jika kita bersatu menurutnya Indonesia tak bisa dikalahkan, semakin dilestarikan maka akan semakin sejahtera sesuai dengan hasil pariwisata dunia tanggal 27 September 2014 lalu.

Arief mengatakan, “Indonesia itu punya wisata berbasis bertani, dan itu bagus buat turis asing karena mereka tak memilikinya. Dari segi ini maka bisa ditingkatkan soal pelayanan perihal keindahan alam”.

Jika semua strategi sudah dijalankan, maka akan semakin mudah meraih keberhasilan dalam meningkatkan devisa serta turis asing ke Tanah Air.

Kesepakatan kerjasama ini untuk pengembangan wisata berbasis hutan dan disepakati tiga hal, semakin dilestarikan maka semakin disejahterahkan. “Dibandingkan industri lain merupakan paling ramah, kedua target. Kontribusi untuk hutan ada dua dimana total kontribusi 5 persen dan harus naik 10 persen,” tegasnya.

Pada Kesempatan yang sama dengan bekerjasama pemerintah melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Menteri Pariwisata, MNC Land turut serta dalam MOU membangun wisata alam di Jawa Barat, yakniTaman Nasional Gunung Gede Pangrango sebagai destinasi wisata unggulan.

“Ini merupakan MOU grup MNC Land melalui salah satu usaha Lido Nirwana Parayangan untuk membantu pengembangan pariwisata di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango,” ujar Wakil Direktur Utama PT MNC Land Tbk., Budi Rustanto di Jakarta, Selasa (27/10/15).

Menurutnya, dengan diberikan kesempatan untuk membangun pariwisata di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango maka MNC Land akan memberikan sarana maupun prasarana demi memajukan destinasi tersebut.

Ia mengatakan, “Dengan luas sekira 200 hektar maka MNC Land akan membangun fasilitas serta aksesibilitas yang berbasis alam sehingga turis akan bisa menikmati destinasi alam lebih banyak”.

“Tempat ini nantinya akan berada bersebelahan di samping pembangunan MNC Land yang pertama. Tepatnya di sebelah barat selatan Gunung Gede Pangrango,” tutupnya. (evi)

LEAVE A REPLY