Minahasa Tenggara Menaruh Perhatian Dunia Pariwisata

0
845
Wisata bahari di Minahasa Tenggara

RATAHAN, test.test.bisniswisata.co.id: Penghasil salak terbesar di Sulawesi Utara, juga ditunjang produksi beras yang mumpuni, kini Kabupaten Minahasa Tenggara menaruh perhatian besar terhadap dunia pariwisata. Salah satu hal yang pertama dilakukan adalah mempermudah akses jalan. Minahasa Tenggara memiliki jarak tempuh hampir tiga jam dari Manado.

Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap telah menyiapkan akses jalan yang memadai. Jalan antarkabupaten diperbaiki hingga diperlebar. Itu semua dilakukan untuk mempermudah wisatawan asing dan lokal mengunjungi sejumlah spot wisata di tempat ini.

Lokasi wisata tidak saja menyangkut pantai namun terdapat juga air terjun. Keindahan sejumlah lokasi wisata di Minahasa Tenggara jadi jaminan para wisatawan. Minahasa Tenggara tidak kalah dengan lokasi wisata lainnya di Sulawesi Utara maupun daerah lain. Perhatian pemerintah dengan sektor pariwisata pun tidak main-main.

Bupati James memiliki keinginan besar yakni menciptakan Minahasa Tenggara, tidak hanya berdaya saing sumber daya alamnya, namun juga memiliki keunggulan di segala bidang. Tugas James Sumendap di kabupaten yang berusia 9 tahun ini memang tidak mudah.

Sejak dilantik 24 September 2013 silam, sejumlah persoalan mengenai infrastruktur menanti. Tidak itu saja, persoalan di pemerintahan menyangkut pengelolaan keuangan masuk kategori parah di Sulawesi Utara.

Selain itu, mulai memperbaiki 250 kilometer jalan di 135 desa. Jalan utama yang menjadi pintu masuk kabupaten dibenahi. Hingga tahun ini perbaikan tinggal menyisakan 50 kilometer yang akan di-hotmix.

“Selama ini Minahasa Tenggara dikenal dan populer di antara orang-orang Eropa karena hasil bumi dan keindahan alamnya. Kabupaten yang masuk di Sulawesi Utara ini salah satu tempat pariwisata bahari di Indonesia. Pasalnya, Minahasa Tenggara memiliki alam yang indah dan dikenal juga sebagai salah satu spot untuk menyelam di Sulawesi Utara selain Taman Nasional Bunaken,” papar Bupati James.

Minahasa Tenggara yang secara geografis berada di tepi pantai, menguntungkan bagi wisatawan yang berlibur ke sana. Menikmati matahari terbit dan terbenam sambil memotret merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan.

Untuk menuju Minahasa Tenggara ini paling mudah adalah melalui Manado. Dari Manado kita melalui jalan darat dengan lama perjalanan 3 sampai 4 jam melalui jalur selatan Sulawesi. Sebaiknya selama perjalanan kita membawa obat anti mabuk karena perjalanan menuju ke Minahasa Tenggara jalannya sangat berkelok-kelok.

Ada beberapa obyek wisata yang harus dikunjungi, apa sajakah objek wisata tersebut.

01. Pantai Lakban

Pantai Lakban ini berada di Ratatotok, Minahasa Tenggara. Saat yang paling tepat untuk menikmati pantai ini saat pagi hari. Pantai Lakban sangat terawat dan mempunyai pemandangan yang indah. Di sisi pantai banyak terdapat bukit-bukit yang mengelilinginya dan kita bisa menaiki bukit tersebut dan menikmati keindahan Teluk dari atas bukit ini. Selain menikmati aktivitas pantai kegiatan wisata yang dapat dilakukan di tempat ini antara lain menikmati taman laut dengan berkeliling menggunakan kapal nelayan, naik perahu berkaca snorkeling dan menyelam.

Ketika snorkeling, saya banyak melihat ikan-ikan berwarna-warni dan terumbu karang yang sebagian besar sudah tumbuh. Sepertinya biota laut di Pantai Lakban ini sangat sehat karena banyaknya ikan dan terumbu karang yang tumbuh. Hanya sayangnya sebagian terumbu karang yang rusak akibat pengeboman dari oknum nelayan nelayan saat mereka mencari ikan.

Nama pantai Lakban ini dahulu dinamakan Teluk Buyat dan sempat santer diisukan pantai di sini tercemar limbah tambang pada tahun 2004. Setelah aktivitas penambangan tutup Pantai Buyat ini diubah menjadi Pantai Lakban dan sekarang menjadi destinasi wisata pantai yang diunggulkan di Minahasa Tenggara.

02. Danau Messel

Danau ini dinamakan Messel karena pada saat ditemukan ada bangunan dari beton yang diperkirakan ada sejak zaman Belanda, sehingga dinamakan Danau Messel. Untuk mencapai Danau Messel ini cukup sulit karena harus melalui jalan yang berbatu. Sebetulnya Danau Messel ini bukanlah danau alami, tetapi bekas site Tambang PT Newmont Minahasa Raya yang sudah direklamasi dan saat ini menjadi danau tempat wisata. Buat yang hobi memancing di danau ini — menurut indo dari polisi hutan yang menjaganya — banyak terdapat ikan mas dan mujair.

03. Danau Linow

Danau Linow ini terbilang baru untuk destinasi wisata di Sulawesi Utara, saat memasuki kawasan danau saya cukup kaget juga karena tiket yang dibayarkan adalah Rp 25.000 dan relatif agak mahal untuk wisata lokal. Tetapi setelah tiba di tepi Danau Linow, saya sangat terkesima dengan keindahan danaunya, suatu destinasi yang sangat terawat dan bersih. Di sepanjang tepi danau kita bisa melihat itik dan angsa yang berseliweran dengan lucunya mereka berenang bersama anak-anak itik.

Yang membuat spesial Danau Linow ini adalah warna danaunya yang bisa berubah berwarna warni ketika terkena sinar matahari. Yang membuat warna-warni danau ini ternyata karena tingginya kadar belerang yang ada di danau ini. Di sudut-sudut danau ada disediakan kafe yang menghadap danau dengan pemandangan indah langsung menuju danau. Tiket masuk tadi ternyata bisa ditukarkan dengan secangkir teh hangat atau kopi disertai dengan kue bangket yaitu kue tradisional Minahasa yang terbuat dari sagu. Menikmati teh hangat disuguhi pemandangan indah Danau Linow adalah pengalaman yang sangat berkesan

04. Ratatotok

Ratatotok merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara yang menyimpan potensi wisata apa terlebih wisata bahari yang begitu menakjubkan. Pemandangan alam di daerah yang dahulu dikenal sebagai tempat penambangan emas milik Newmont, begitu memanjakan mata anda. Bagi pecinta dunia fotografi, Ratatotok merupakan salah satu tempat pemotretan terbaik di Sulawesi Utara. Untuk mencapai tempat ini anda harus menempuh …

05. Pulau Tumbak

Pulau Tumbak atau yang sering juga disebut Pulau Bentenan oleh masyarakat setempat, terletak di desa Tumbak Kecamatan Posumaen Kabupaten Minahasa Tenggara. Untuk mencapai pulau ini dibutuhkan waktu sekitar 15 menit menggunakan perahu dari …

06. Pulau Ponteng

Pulau Ponteng merupakan pulau kecil tak berpenghuni yang terletak di desa Tumbak Kecamatan Posumaen Kabupaten Minahasa Tenggara. Hamparan pasir putih yang mengelilingi pulau Ponteng ditambah keindahan alam bawah laut disekeliling pulau.

07. Pulau Baling-baling

Bagi kebanyakan wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam apa terlebih menikmati wisata bahari di Sulawesi Utara, Taman Laut Bunaken yang terletak di Pulau Bunaken Kota Manado merupakan tempat yang paling banyak direkomendasikan. Memang harus diakui, saat ini nama besar Bunaken telah menjadi ikon pariwisata di Sulawesi Utara. (*/BBS)

LEAVE A REPLY