Metode “Usagi” Cegah Iritasi Kulit pada Bayi

0
837
Ibu-ibu Puskesmas Mekarwangi Bogor mendapatkan edukasi metode pemilihan popok sekali pakai. (Foto. evi)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Popok sekali pakai saat ini telah menjadi produk umum di Indonesia dan diperkirakan penggunaanya akan terus meningkat seiiring dengan angka kelahiran bayi (sekitar 4,5 juta bayi lahir per tahun).

Salah satu alas an utama semakin umumnya para ibu menggunakan popok sekali pakai, yakni karena penggunaanya lebih praktis.

“Sayangnya, orangtua sering tidak peduli dengan jenis popok, popok yang dipakai sepanjang hari dan jarang diganti, ruam popok dicegah dengan bedak, ruam popok dicegah dengan lotion atau cream, popok kain dicuci asal bersih, popok dipakai tidak sesuai ukuran yang dibutuhkan,” ujar dokter anak, Dr Herbowo Soetomenggolo pada acara Temu Kader dan Diskusi Kesehatan Anak Bersama Praktisi Kesehatanyang diselenggarakan PT Kao Indonesia di Puskesmas Mekarwangi, Bogor, Selasa (9/12/14).

Dalam diskusi yang bertema “Penggunaan Popok Bayi Sekali Pakai pada Bayi” tersebut , dokter Herbowo mengatakan, “Pada penggunaan popok sekali pakai yang tidak tepat dapat mengakibatkan berbagai gangguan kulit pada bayi dan balita”.

Gangguan tersebut menurutnya seperti ruam, iritasi, biang keringat hingga lecet pada kulit. “Gangguan pada kulit bayi tentu saja membuat bayi merasa tidak nyaman dan memberikan dampak yang kurang baik bagi perkembangan anak, seperti rewel, cengeng, mudah marah dan akan menghambat tumbuh kembangnya,” ungkapnya.

Ia mengatakan, “penggunaan baby oil dan bedak pada kulit bayi sebenarnya tidak dianjurkan dikarenakan bedak dapat terhirup dan meningkatkan risiko kanker 10-30% bila masuk ke alat kelamin”.

Salah satu solusi yang dapat dilakukan ibu untuk menghindari penggunaan popok sekali pakai yang berefek kurang baik menurutnya, yakni dengan mengecek apakah popok sekali pakai yang digunakan berpotensi menimbulkan iritasi pada bayi atau memilih menggunakan popok bayi yang berkualitas.

“Kriteria popok sekali pakai yang baik itu lembut, memiliki daya serap baik dan tetap kering sehingga tidak lembab di dalam popok,” ujar Associate Vice President Marketing Fabric Home Care & Human Health Care PT Kao Indonesia, Susilowati.

Menurutnya Merries Good Skin, sebuah popok bayi yang diproduksi PT Kao Indonesia menghadirkan metode baru yang mudah bagi para ibu sebagai bentuk edukasi untuk mengecek kualitas dari satu produk popok sekali pakai, yakni dengan Kampanye USAGI.

USAGI, yakni Usapan Cegah Iritasi. Para ibu dapat dengan mudah mempraktikkan metode ini secara langsung ketika akan membeli produk popok bayi untuk bayi atau balita.

Metode USAGI, terdiri dari, pertama usap bahannya. Pastikan popok bayi yang dipilih lembut ketika disentuh tangan dan tidak mengeluarkan bunyi (seperti berbahan plastik).

Yang kedua usap kulit bayi, pastikan kulit bayi tetap kering ketika popok bayi dilepas. Dan yang ketiga, usap pinggang bayi. Popok bayi berkualitas baik tidak akan meninggalkan bekas kerutan di pinggang.

Pojok ASI yang dibuat untuk puskesmas sebagai bentuk kepedulian Merries Good Skin terhadap Ibu dan Anak. (Foto.evi)
Pojok ASI yang dibuat untuk puskesmas sebagai bentuk kepedulian Merries Good Skin terhadap Ibu dan Anak. (Foto.evi)

Pada kesempatan tersebut Merries Good Skin memberikan donasi kepada Puskesmas dalam bentuk satu unit AC yang dipasang di Ruang Perawatan Ibu dan Anak, membuat lukisan bertema anak, dan membuat pojok ASI (area khusus untuk ibu yan akan menyusui anak). (evi)

LEAVE A REPLY