MesaStila Peaks Challenge, Promosikan Wisata via Sport Tourism

0
354

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Lomba lari lintas alam Ultra Trail bertema MesaStila Peaks Challenge, kembali digelar. Memasuki tahun ke-6, Sport tourism ini digelar di Magelang, Jawa Tengah pada 8-9 Oktober 2016.

Ada yang berbeda penyelenggaraan MesaStila Peaks Challenge dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, ada 5 kategori perlombaan yakni Ultras 100 K, 65 K, 42 K (marathon), 21 K (Half Marathon) dan 11 K.

Juga rutenya melintasi 5 gunung, mulai Gunung Andong 1.726 mdpl, Gunung Merbabu 3.145 mdpl, Gunung Merapi 2.900 mdpl, Gunung Telomoyo 1.890 mdpl dan Gunung Gili Petung yang orang jarang tahu setinggi 1.400 mdpl.

Para pelari dari tiap kategori akan berangkat pada waktu yang berbeda-beda. Yang jaraknya paling jauh, 100 K berangkatnya lebih dulu dengan harapan di 10 kilometer terakhir akan bertemu sebelum garis finish.

Selama berlomba, para pelari disajikan panorama persawahan, perkebunan kopi dan albasia, suasana pedesaan juga lanskap alam yang indah di setiap gunung yang dilalui. Sehingga merasakan tantangan, rintangan yang berbeda-beda.

“Kalau di Merbabu treknya landai tapi panjang, di Merapi sangat curam. Khusus Merapi atas arahan pihak taman nasional kita tidak sampai atas hanya sampai Pasar Bubrah saja,” papar Race Coordinator MesaStila Peaks Challenge Sri Agus Budi di Jakarta, Kamis (26/5/2016).

Agus mentargetkan jumlah peserta sebanyak 500 pelari dari 25 negara, atau 30 persen diikuti dari peserta internasional. “Kita sudah buka pendaftaran sejak April 2016 dan sudah 190 peserta yang mendaftar, termasuk pelari dari 9 negara seperti salah satunya Jepang juga siap ikut,” ungkapnya.

Ditambahkan, bagi yang mau mendaftar, silakan kunjungi situs resmi MesaStila Peaks Challenge. Harga untuk 11 K, dipatok Rp 300 ribu, 21 K Rp 350 ribu, 42 K Rp 650 ribu, 65 K Rp 850 ribu dan 100 K Rp 1 juta. Pihak MesaStila juga memberikan harga khusus bagi para pelari yang mau bermalam di resor Mesa selama event berlangsung.

Asisten Deputi. Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Raseno Arya menilai selain menggairahkan sport tourism, juga mempromosikan pariwisata Jawa Tengah khususnya wisata Gunung.

Sehingga kehadiran event ini, mampu mendogkrak kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah yang tahun ini menargetkan 420.000 wisatawan dengantarget perolehan devisa sebanyak Rp7 triliun. Dan target Wisatawan nusantara 26 juta dengan target pengeluaran mencapai Rp 20
triliun.

“Kementrian Pariwisata sangat mendukung MesaStila Peak Challenge. Namun alangkah baiknya temanya dirubah menjadi Pesona MesaStila Peak Challenge. Kami akan memberikan dukungan anggaran seperti penambahan hadiah, juga branding promosi ke media sosial,” tambah Raseno.
(endy)

LEAVE A REPLY