Arief Yahya Raih Marketer Terbaik Asia Pasifik

0
367

SINGAPURA, biniswisata.co.id: Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya dinyatakan sebagai sebagai pemenang terbaik Readers Choice Awards. Penghargaan ini dipersembahkan Asia Destination Marketing (Organisasi Pariwisata Nasional) dan Travel Weekley Asia akan diserahkan di Shisen Hanten, Mandarin Orchard, Singapura, pada 17 Oktober 2016.

“Selamat kepada Menteri Pariwisata Republik Indonesia yang menjadi pemenang terbaik Asia Destination Marketing oleh Travel Weekly Asia’s 2016. Readers Choice Awards ini selalu menyajikan terbaik dari yang terbaik dalam industri pariwisata yang telah menyediakan layanan dan produk dalam satu tahun terakhir,” ujar Irene Chua, Group Publisher Travel Weekly Asia dalam keterangan terulis yang diterima redaksi, Kamis (22/09/2016).

Di dunia pariwisata, majalah pariwisata Travel Weekly Asia sudah sangat dikenal. Pembacanya jutaan, publikasinya meliputi kawasan Asia Pasifik. Saat menobatkan Kementerian Pariwisata sebagai pemenang terbaik Asia Destination Marketing, Travel Weekly Asia tak bekerja sendirian. Jutaan pembacanya yang sering travelling ke berbagai penjuru dunia ikut dilibatkan untuk memberi vote penilaian.

Penilaiannya fair, sangat selektif. Setiap pemenang dari 46 kategori yang dinilai pembaca Travel Weekly Asia, dipilih dengan mempertimbangkan banyak hal. Hanya profesional atau industri pariwisata berprestasi luar biasa yang bisa masuk radar penilaian. Dan Kementerian Pariwisata, masuk dalam peta instansi berprestasi di Asia Pasifik.

“Melalui award ini, kami mengakui keunggulan bisnis Anda, kualitas luar biasa yang diwakili brand Anda, dedikasi sepenuh hati dari staf Anda, yang terpercaya dan mendapat tempat dan loyalitas dari mitra Anda,” lontarnya.

Travel Weekly Asia mengamati kebijakan Kemenpar selama hampir setahun ini. Menpar Arief Yahya banyak menetaskan reputasi internasional dan membuat banyak terobosan di sepanjang 2015. Dari bidang pemasaran, pengembangan destinasi dan industri, hingga deregulasi dan kelembagaan, semua ditata dengan mengindahkan kepentingan industry dan masyarakat.

Di pemasaran, Kemenpar berhasil menaikkan jumlah wisman hingga 10,3%, menjadi Rp10,4 juta, dari tahun sebelumnya Rp9,4 juta. Devisanya, wisman mencapai itu adalah USD 11,6 Miliar. Sedangkan Wisatawan Nusantara USD 255 juta atau 100 persen.

Di pengembangan destinasi, cukup menggairahkan industri. Kemenpar mulai mengembangkan Top 10 Destinasi Prioritas. Selain itu, Kemenpar juga sukses membentuk Badan Otorita Pariwisata dan proses pembentukan KEK Pariwisata baru.

Peningkatan Competitiveness Index dari WEF juga terbilang wow. Dari peringkat di atas 140-an, langsung melompat naik menjadi peringkat 47 dari 144 negara. Dan terakhir, keberhasilan membangun Indonesia Incorporated,

Dari sisi regulasi dan kelembagaan, ada kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) yang siap menyapa. Selain itu, ada juga terobosan regulasi perahu pesiar atau yacht dengan pencabutan CAIT, dan terobosan regulasi kapal pesiar atau cruise terkait dengan asas Cabotage.

“Bisnis seperti Anda sangat membantu industri perjalanan hidup dinamis. Saya salut terhadap upaya Anda dalam mendorong industri, dan berharap orang lain akan terinspirasi untuk mengikuti jejak Anda,” sambung Irine.

Menpar Arief Yahya memberikan apresiasi positif atas penghargaan tersebut. Juga mengucapkan terima kasih atas supportnya, terima kasih penghargaanya, dan akan terus konsisten untuk menuju target 20 juta wisman di 2019.
“Pekerjaan ini adalah mimpi. Saya ingin mewujudkan mimpi itu menjadi kenyataan. Saya percaya, jika ingin menjadi pemain kelas dunia, harus berani menggunakan global standart. Dan Kemenpar RI terus mengkalibrasi menjadi global player,” komentar Menpar. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY