Nikmati Nasi Goreng Rendang di Lenggang Jakarta

0
247

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ingin menikmati nuansa kuliner berbeda, silahkan mendatangi Lenggang Jakarta Kemayoran di Jl Garuda, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Menu nasi goreng rendang yang ditawarkan melalui tenant food truck bisa menjadi pilihan.

Nikmatnya nasi goreng rendang ini tidak akan sampai membuat isi kantong kebobolan. Sebab, harganya sangat terjangkau yakni berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu. Tersedia sejumlah varian nasi goreng rendang diantaranya, nasi goreng rendang telur, ayam, kambing dan sapi.

Pengelola Kuliner Lenggang Jakarta, Veronica Masneno membenarkan, nasi goreng rendang menjadi favorit pengunjung. Untuk transaksi pembayarannya menggunakan sistem Radio Frequency Identification (RFID) card. “Dari setiap pengunjung yang datang pasti ada yang memesan nasi goreng rendang. Hari biasa bisa 10 porsi lebih dan saat weekend meningkat dua hingga tiga lipat,” ujarnya.

Pedagang Nasi Goreng Rendang, Hoshi Utama mengaku omzetnya mencapai Rp 700.000-Rp 1.000.000 per hari. “Kalau kita makan nasgor (nasi goreng -red) lain biasanya habis makan rasanya hilang. Tapi ini berbeda karena menggunakan bumbu dan racikan khusus dari Padang,” jelasnya.

Hasan (27), warga Gambir mengaku cukup sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya di Lenggang Jakarta Kemayoran sambil menyantap nasi goreng rendang. “Ternyata enak, terasa betul aroma rendangnya. Tempatnya juga nyaman, terkonsep, dan anak muda banget,” tandasnya.

Sejak diresmikan Sekretasi Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah, 29 Desember 2016, arena Lenggang Jakarta Kemayoran cukup dimintai warga. Lokasi yang strategis membuat tempat ini semakin ramai dipadati pengunjung setiap harinya. Lokasi Lenggang Jakarta diapit dua Jalan utama yaitu Jalan Garuda dan Jalan Kemayoran Gempol ini juga menjadi tempat yang mudah dijangkau dan lokasi yang pas untuk dijadikan tempat nongkrong kawula muda.

Ketua Pengelola Lenggang Jakarta Awaludin Yulianto mengatakan, Lenggang Jakarta Kemayoran merupakan tempat yang asyik untuk ngumpul bersama teman maupun keluarga. Tersedia kuliner khas Jakarta juga daerah lainnya. Makanan terdiri pecel lele, nasi goreng rendang, gorengan nusantara, bakmi bangka, ropisbak, martabak, baso, dan angkringan. Harga makanan di Lenggang Jakarta Kemayoran berkisar dari Rp 15.000 sampai Rp 20.000.

Awaludin melanjutkan, lokasi Lenggang Jakarta juga memudahkan bagi pembeli, karena tidak menerima transaksi uang cas melainkan menggunakan kartu agar belanja lebih praktis. “Kita ingin mengedukasi masyarakat untuk menggunakan kartu, jika setelah membeli makanan uang masih tersisa, bisa dilakukan refund (pengembalian uang),” ungkap Lelaki yang biasa dipanggil Awal saat ditemui infonitas.com, beberapa waktu lalu.

Awal menambahkan, tenant yang dipakai pedagang tidak disewakan melainkan bagi hasil dengan pihak pengelola. Lenggang Jakarta Kemayoran buka dari pukul 16.00 – 24.00 WIB (weekday) dan jam 16.00 – 01.00 WIB (weekend). “Harapannya setelah dibukanya Lenggang Jakarta Kemayoran, masyarakat mempunyai tempat ngumpul yang modern, nyaman dan murah,” tutupnya.

Lenggang Jakarta Kemayoran juga menjadi tempat favorit kawula muda di wilayah Kemayoran dan sekitarnya. Tempat yang memiliki konsep food court itu memiliki tempat khusus untuk kongkow, sehingga digandrungi anak muda untuk nongkrong. Selain itu, tempat ini dilengkapi dengan drive thru, live music, dan wifi. Juga ada sebuah box peti kemas yang disediakan hanya untuk tempat duduk pengunjung, untuk pedagang disediakan booth khusus agar bisa mengolah makanan.

Tidak hanya itu, disediakan juga panggung ekspresi sebagai fasilitas untuk pengunjung yang ingin bernyanyi dan stand up comedy. “Disini box peti kemas dijadikan sitting area (area tempat duduk pelanggan), bagi yang ingin menampilkan bakatnya juga diperbolehkan dipanggung ekspresi” kata Ketua Pengelola Lenggang Jakarta Kemayoran Awaludin Yulianto.

Bahkan, untuk lebih menarik minat kawula muda, Lenggang Jakarta akan mengadakan kompetisi band, dance, dan stand up comedy. “Hari senin tanggal 9 Januari 2017 kita akan mulai sosialisasi ke sekolah-sekolah se-DKI Jakarta. Mungkin di akhir januari akan dimulai kompetisinya,” tutupnya. (*/BBS)

LEAVE A REPLY