Mengikuti Aktivitas CSC di Kebun Raya Bogor

0
244

BOGOR, bisniswisata.co.id: Tepat jam 7.01 pagi tiga mobil yang jalan beriringan sejak start dari Cilandak Town Square, Jakarta,  tiba di Kebun Raya Bogor. Grand Garden menjadi tujuan untuk parkir mobil sekaligus sarapan pagi.

Cafe yang sering menjadi tempat menjamu tamu-tamu negara dan berada di dalam Kebun Raya,  Bogor itu ternyata baru buka pukul 9.00 pagi, sehingga akhirnya kami mulai jogging mencari udara segar di tengah pepohonan yang rindang.

Jogging menjadi pilihan pagi itu di saat semua orang sibuk dengan kegiatannya di hari Senin yang menjadi awal hari dalam seminggu.

Kebetulan rombongan saya kali ini adalah 12 anggota Citos Swimmer Community ( CSC)  yang sudah memiliki kebebasan financial, pengusaha dan juga pensiunan sehingga tidak perlu ngantor.

Di hadapan kami terbentang taman yang luas dengan lapangan rumput hijau dan taman-taman yang indah. Pantesan Presiden Jokowi ngopi santai dengan mantan Presiden AS Barack Obama dari Grand Garden karena view ke bawah yang indah tentunya.

Ketika jogging,  di beberapa tempat kami jumpai pergantian tentara dengan laras panjang yang berjaga di ring satu kawasan Istana Bogor yang berada di area Kebun Raya ini. Mungkin pak Presiden Jokowi dan ibu Irina yang tinggal di Istana Bogor belum pergi ke Jakarta.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan, salah satunya adalah dengan berolahraga dan jogging menjadi pilihan favorit. CSC misalnya selain ke Kebun Raya Bogor juga rutin melakukan jogging bersama di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta.

Subhanallah meskipun matahari sudah bersinar luas, namun karena masih pagi hari maka udaranya belum terlalu panas dan masih segar. Kelompok ibu-ibu lebih banyak jalan cepat dan selfie di berbagai spot yang indah.

Di depan couple tree atau pohon jodoh yang ditanam tahun 1886

Ada beberapa bangunan yang kami lewati seperti Makam Keramat di bawah naungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor karena di dalam makam keramat itu bersemayam sejumlah jasad yaitu Ratu Galuh Mangku Alam Prabu Siliwangi, Mbah Jepra, Mbah Baul dan makam Solendang Galuh Pangkuan.

Saya buru-buru mengucapkan Assalamualaikum sambil mempercepat langkah. Apalagi pohon-pohon besar makin banyak, menjulang dengan ketinggian 30-40 meter. Daun-daunnya lebat menghalangi tembusnya sinar matahari pagi.

Tak lama kemudian tampak rombongan pria sudah duduk-duduk di bawah pohon besar yang tumbuh berdampingan, namanya pohon jodoh ( couple tree). Keduanya dari jenis berbeda, yang satu jenis Meranti Tembaga dan satunya Beringin Putih.

Keduanya ditanam tahun 1886 dan oleh masyarakat dinamakan pohon jodoh karena bentuknya mirip dan berdampingan. Bedanya warna batang kulitnya yang satu lebih gelap dan keduanya sudah termasuk pohon langka.

Berfoto ria di depan couple tree alias pohon jodoh ini sekaligus istirahat sejenak dan bercanda menjadikan jogging pagi hari ini salah satunya adalah menghilangkan stres. Berkumpul dan berkomunitas dengan teman-teman range umur antara 50-76 tahun ini ternyata membuat saya banyak mengumbar tawa.

Meski akhirnya kami melupakan jogging dan berjalan santai, yang pasti kegiatan ini mengurangi resiko terserang penyakit karena
meningkatkan metabolisme tubuh dan membuat badan lebih kebal terhadap penyakit.

Mencari udara segar di tengah kerimbunan pohon dan berkumpul dengan para warga senior ini yang jelas juga mencegah penuaan dini
Semakin hari tubuh kita akan mengalami penuaan. Hal ini pasti dihadapi oleh semua orang tanpa bisa dicegah.

Kebersamaan dan beraktivitas di Kebun Raya Bogor

Bagi anggota CSC, penuaan dini di atasi sehari-hari dengan rutin berenang di kolam olimpic dalam lingkungan Citos selain  juga rajin jogging setiap minggu, menjaga agar otot dan tulang tetap kuat, aliran darah akan lancar dan tulang dan otot akan tetap kuat.

Buat saya yang tergolong new kid on the block alias anak baru di CSC dan pertama kali pula mengikuti perjalanan wisata bersama para senior maka kunjungan ke Kebun Raya Bogor ini jenis olahraga rekreasi yang menghilangkan stres dan menjaga mood baik.

Berkumpul di pagi hari bersama-sama teman menimbulkan perasaan menyenangkan yang sangat dibutuhkan untuk memulai hari. Tubuh akan menghasilkan hormon endorfin yang bertugas sebagai perangsang rasa bahagia sehingga stres berkurang.

Kami menuju jembatan gantung berwarna merah. Sayangnya dari petugas mengatakan bahwa untuk sementara jembatan gantung itu di tutup karena sedang diperbaiki. Spot yang instagramable itu punya   mitos bisa membuat mereka yang pacaran jadi putus cinta.

Mengenal beragam tanaman dan beraktivitas dengan santai

Sambil berjalan mata saya tidak lepas untuk menikmati cabang-cabang pohon meliuk-liuk berlatar langit yang cerah, melewati pinggir kali dengan bebatuan besar. Sayang kondisi kalinya juga banyak kotoran sampah sehingga mengganggu pemandangan.

Sempat foto-foto di jembatan kali lalu mengarah ke Taman Lebak Soedjana Kassan atau Taman Bhineka yang berdekatan dengan Lapangan Sempur Kota Bogor. Taman ini dibangun untuk menghormati jasa Soedjana Kassan yang pernah menjabat sebagai Kepala Kebun Raya Bogor pada tahun 1959 sampai tahun 1964.

Taman ini  ditandai dengan kehadiran monumen patung dadanya. Replika lambang negara Indonesia Burung Garuda Pancasila yang membawa pita Bhineka Tunggal Ika di tengah taman yang dibentuk dari warna-warni tumbuhan penutup tanah menjadikan masyarakat lebih mengenalnya sebagai Taman Bhineka.

Taman ini memiliki pemandangan indah dengan lanskap hamparan rumput yang luas dengan kolam air mancur bergaya klasik di pusatnya, lengkap dengan bangku taman dan keteduhan pergola yang dihiasi dengan merahnya bunga tanaman merambat, Api dari Irian (Mucuna novoguineensis).

Sayang saluran got lagi-lagi dipenuhi sampah sehingga merusak pemandangan akibat pengunjung belum menyadari pen tingnya menjaga kebersihan. Taman ini menjadi meeting point terakhir sebelum kami kembali ke Grand Garden.

Jalan sehat di selingi jogging dan menghirup udara segar yang pasti
jiga meningkatkan kemampuan otak dalam mengingat dan daya pikir sehingga lebih mudah untuk berkonsentrasi di usia lanjut ini.

Tapi yang pasti disamping sinar matahari pagi  membuat kulit lebih cerah, aktivitas CSC ini dapat melancarkan peredaran darah dan meningkatkan metabolisme dalam tubuh sehingga sel-sel kulit dapat terbaharui.

Jogging membuat tulang kaki menjadi lebih kuat dan dapat merangsang regenerasi sel-sel tulang yang bermanfaat untuk kepadatan tulang kaki kita. Ketika kita memiliki aktivitas dengan mobilitas yang tinggi, harus memiliki tulang kaki yang kuat karena menjadi tumpuan anghota tubuhlainnya.

Kembali ke Grand Garden para petugasnya masih membersihkan dan menata ruangan. Belum bisa menikmati menu yang ada di cafe itu akhirnya kami hanya berfoto ria dan wisata kuliner di seputar kota Bogor tentunya. Yuk lanjut menikmati daya tarik lainnya di kota Bogor.

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.