Menggairahkan Wisata Kopi Sekitar Candi Borobudur

0
202
Kopi

MAGELANG, Bisniswisata.co.id: Pengelola Candi Borobudur terus mendorong masyarakat sekitar candi untuk bergerak menggali potensi yang ada demi meningkatkan perekonomian serta kunjungan wisata. Bentuk dorongan salah satunya dengan memberikan bantuan dan pendampingan tentang pengolahan kopi di Dusun Kerug Batur, Desa Majaksingi, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah..

Salah satu Dusun di lereng Pegunungan Menoreh itu, memang memiliki potensi tanaman kopi yang melimpah, sayangnya belum tergarap optimal. “Dusun Kerug Batur kaya tanaman kopi. Selama ini warga hanya menjual kopi mentah kepada konsumen. Kami merangkul warga, memberikan pendampingan, sehingga warga dapat meningkatkan nilai jual kopi dengan pengolahan yang tepat,” jelas General Manager PT. Taman Wisata Candi Borobudur (TWC), Chrisnamurti Adiningrum, Selasa (30/1/2018).

Chrisna berujar, pendampingan pengolahan kopi Dusun Kerug Batur sebetulnya sudah dilakukan sejak 2016. Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Magelang untuk proyek ini.

Kopi Dusun Kerug Batur memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan kopi lokal lainnya. Jenis kopi robusta ini, diharapkan menjadi ikon kopi khas Borobudur yang diminati wisatawan. “Komitmen kami membantu lingkungan untuk maju. Di sini ada potensi kopi, kami berharap warga dapat menghasilkan kopi berkualitas yang nantinya bisa menjadi ikon Kopi Borobudur,” ungkapnya.

Chrisna optimistis kopi Dusun Kerug Batur akan banyak peminat. Apalagi didukung dengan potensi wisata alam yang mengagumkan yaitu Punthuk Gajah Mungkur.

Selain memberikan pendampingan dan pelatihan, pihaknya juga memberikan bantuan berupa peralatan pengolahan kopi seperti mesin roasting (alat penggoreng kopi), grider (alat penggilingan kopi), kattel hario (alat perebus kopi), france press (alat pengujian kopi), coffee driper, paper filter, dan seribu batang bibit kopi robusta.

“Kami percaya, masyarakat bisa memanfaatkan bantuan kami ini dengan baik sehingga wisata Kopi di Kerug Batur ini tumbuh. Wisatan bisa bersantai menikmati kopi dan kudapan, bahkan mengetahui secara langsung proses pembuatan kopi,” lontarnya seperti dilansir laman KOmpas.com, Selasa (30/01/2018).

Kepala Desa Majaksingi, B. Budiyono, mengungkapkan kopi Kerug Batur sudah banyak peminat terutama para pencinta kopi robusta meski baru dirintis. Selain rasa kopi khas lereng Menoreh, di dusun ini wisatawan bisa menikmati suasana alam yang masih asri. “Bantuan ini tentu menjadi motivasi kami untuk mengembangkan wisata Kopi Kerug Batur. Peminat kopi kami diharapkan akan lebih banyak lagi,” kata Budiyono. (KMP)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.