Mengedukasi Remaja Putri Lewat “Laurier Sisterhood Camp”

0
1501
Dari kiri ke kanan, Susilowati, Niken Pramusinta, dan psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo pada acara Laurier Sisterhood Camp di Sentul, Sabtu (10/1/15).

SENTUL- Bisniswisata.co.id: Hasil polling Laurier dari situs menstruasi.com dari 189 remaja putri usia 13-19 tahun dari 68 kota di Indonesia, remaja pada umumnya enggan bertanya seputar seks pada orangtua.

72 persen responden mengaku selalu berkomunikasi dengan orangtua, namun topik yang dibicarakan biasanya tentang sekolah (22 persen) dan agama (19 persen), sedangkan tema pubertas menjadi topik yang sulit dibicarakan dengan orangtua, seperti seks (25 persen) dan pacar (21 persen).

Produk pembalut wanita Laurier mengadakan acara Laurier Sisterhood Camp sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan remaja.
Acara yang juga diselenggarakan dalam rangka memperingati 10 tahun situs menstruasi.com milik produk pembalut wanita buatan PT Kao Indonesia ini berlangsung selama dua hari Jumat-Sabtu (9-10/1/15) di Hotel Bumi Cikeas, Sentul.

“Laurier tidak hanya sekedar menjual produk, tapi juga memberikan edukasi kepada konsumennya. Oleh karena itu, kami mengadakan acara kegiatan ini,” ujar Associate Vice President Marketing Fabric Home Care&Human Health Care dari PT Kao Indonesia, Susilowati, di Sentul, Sabtu (9/1/2015).

Laurier Sisterhood Camp merupakan program edukasi terhadap permasalahan remaja terkait pubertas, kesehatan reproduksi, dan seksualitas yang dikemas dalam sebuah kemping dan dipandu oleh beberapa psikolog yang dipimpin prikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo.

Acara ini diikuti 50 orang siswi terpilih dari 10 Sekolah Menengah Pertama di Jakarta dan sekitarnya dengan didampingi 50 orangtua dari masing-masing anak, serta 1 orang guru pendamping dari masing-masing sekolah.

Didampingi psikolog, peserta Sisterhood Camp berdiskusi mengenai pubertas, seperti mengenal kelebihan diri sendiri, pubertas dan seksualitas, cinta dan pacaran, serta cara pintar memanfaatkan perangkat elektronik, dan media sosial.

“Pendampingan orangtua anak pubertas itu penting dan di Indonesia masih jarang ada pendidikan seks yang baik di rumah,” ujar Brand Manager Kao Indonesia, Niken Pramusinta,

Salah satu kegiatan Laurier Sisterhood Camp
Salah satu kegiatan Laurier Sisterhood Camp

Keterlibatan orangtua dalam acara edukasi ini menurutnya kelebihan dari Laurier Sisterhood Camp, karena biasanya acara semacam ini hanya dilakukan satu arah bagi para remaja, tanpa melibatkan orangtua. Padahal keterbukaan dan pendampingan orangtua sangat diperlukan remaja dalam menghadapi masa pubertas.

Diharapkan setelah adanya acara edukasi ini, para siswi dapat lebih terbuka dengan orangtua dan mau bertanya atau menceritakan hal apa pun kepada orangtua. Lalu, mereka juga bisa menyebarkan informasi yang didapat ke teman-teman lainnya.

Niken berharap aktivitas Sisterhood Camp memberi pengetahuan kepada remaja sehingga mereka dapat melewati masa pubertas dengan baik, dan orangtua juga bisa meluangkan waktunya untuk anak-anak mereka secara lebih intens. (evi)

LEAVE A REPLY