Membangun Networking of Friends untuk Gaet Klien

0
703
Aan Kristiawan, Director of Business Development Sales and Marketing, Padjadjaran Suites Hotel

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Sudah lebih dari empat tahun Aan Kristiawan bergabung dengan grup Padjadjaran Suites Hotel. Jabatan yang dipercayakan ke pundaknya, sebagai Director of Business Development Sales and Marketing, yang membawahi lima hotel di bawah kendali grup Padjadjaran Suites Hotel.

“Manajemen grup Padjadjaran Suites Hotel sendiri mengoperasikan lima hotel, tiga hotel berbendara Padjadjaran Hotel, dua hotel lainnya Ijen Suites Hotel di Malang dan Grand Master Hotel di Grobogan. Jadi tugas saya mengembangkan produk hotel ini mulai dari lahir sampai berdiri,” ujarnya.

Tentu bukan pekerjaan mudah bagi lelaki asal Sragen ini. Karena sebelum menentukan konsep hotelnya bersama owner dan jajarannya di meja kantor, ia melakukan feasibility study dengan turun ke lapangan. Dari hasil survei lokasi, ia menghitung investasi dan payback period hotel itu untuk disampaikan kepada owner.

“Mulai dari mengukur luas tanah, kelayakan lokasi sampai menghitung estimasi besarnya investasi dan lama waktu pengembalian investasi, semua itu saya rumuskan sejak awal belum adanya bangunan hotel sampai berdiri. Setelah hotel mau dioperasikan, saya mulai memutar otak untuk membidik pasarnya,” papar Aan.

Dalam meramu strategi pasar, lelaki yang sudah 34 tahun berkarir di perhotelan ini rajin membangun networking of friends dengan semua kalangan. Mulai dari kalangan pejabat pemerintahan, pelaku usaha, komunitas, biro perjalanan sampai wartawan. “Semua klien yang menginap, kami undang dengan pendekatan seperti teman. Sehingga secara psikologis hubungan kami terasa dekat,” ucap dia.

Jumat malam dua pekan lalu, ia mengundang 20 wartawan Ibukota untuk acara dinner. Seusai mengadakan ramah-tamah dengan para kuli tinta itu, malamnya ia mengajak bernyanyi bersama di sebuah ruang hiburan Padjadjaran Resort Hotel. Dalam cuaca yang sangat dingin, sejumlah direksi, general manager (GM), staf PR dan karyawan bagian marketing, malam itu tampak membaur dengan wartawan yang duduk menyebar di meja bundar, sambil menikmati hidangan yang tersedia. Alunan irama musik dari band pengiring pun menambah suasana keakraban para wartawan dengan staf manajemen Padjadjaran Resort Hotel.

Setelah ia beramah-tamah dengan wartawan, Aan menjelaskan dalam agenda dua pekan berikutnya akan berkumpul dengan staf agen biro perjalanan. Lalu giliran berikutnya dalam setiap bulan, Aan mengundang para pejabat dari kantor pemerintahan. “Jadi jaringan kerja kami membuka komunikasi dengan para relasi itu hubungannya seperti teman,” tutur Aan.

Tak heran jika para relasi Padjadjaran Suites Hotel yang ada di Jakarta, Tangerang, dan Bogor mempunyai hubungan yang familier. “Apalagi dari grup Padjajaran Hotel, serta Ijen Suites Hotel Malang dan Grand Master Hotel Grobogan berkonsep resort dan suites, sehingga kami siap memberikan pelayanan bagi the leisure class untuk menginap dengan nyaman, baik dari kalangan pebisnis maupun pejabat pemerintahan,” ucapnya.

Tentu saja bagi pelaku usaha atau pemerintah yang mau mengadakan pertemuan dengan tamu bisnisnya, kata Aan, di masing-masing Hotel Padjadjaran Suites ada 21 ruang meeting, Ijen Suites Hotel Malang tersedia fasilitas MICE berkapasitas 2.000 orang, dan Grand Master Hotel Grobogan, juga ada ruang meeting.”Kami menyesuaikan permintaan klien, mereka butuh ruang meeting yang besar berkapasitas 600 orang, atau yang kecil berkapasitas 30-40 orang, kami siap menyediakannya,” jelas dia.

Lalu bagi keluarganya yang tidak ikut meeting, lanjut dia, semua Padjadjaran Suite Hotel yang berbintang empat itu dilengkapi fasilitas kolam renang. Begitu pun Grand Master Hotel Gerobogan yang bintang tiga, bahkan Ijen Suites Hotel Malang yang bintang lima, tersedia korang renang yang representatif.

“Padjadjaran Resort Hotel Bogor punya 143 kamar, Padjadjaran Suites Hotel yang berlokasi di jalan Padjadjaran punya 119 kamar, dan dua hotel ini occupancy rate-nya berkisar 67-69 persen. Sedangkan Padjadjaran Resort Hotel Cengkareng occupancy rate-nya berkisar 46-47 persen,” jelas Aan.

Dia juga menjelaskan Ijen Suites Hotel Malang yang menempati luas areal 1,2 hektar dengan 175 kamar itu occupancy rate-nya sudah mencapai 65 persen. “Jika melihat tingkat hunian kamarnya (occupancy rate) yang bagus ini, saya perkirakan pay back period-nya bisa cuma 7-8 tahun,” ungkapnya. (Arief Rahman Media)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.