Mei 2018, Tingkat Hunian Hotel di Bali Naik

0
25

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Tingkat penghunian hotel (TPK) berbintang di daerah tujuan wisata Pulau Bali mencapai 67,55 persen pada bulan Mei 2018, atau naik 4,02 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya (m-to-m) yang tercatat 63,53 persen.

“TPK tertinggi terjadi di Kabupaten Badung sebesar 71,44 persen dan terendah di Kabupaten Buleleng hanya 46,59 persen,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Nyoman Gede Subadri dalam keterangan tertulis, Rabu (11/07/2018).

Dilanjutkan, tingkat hunian hotel di wilayah Kota Denpasar tercatat 68,83 persen pada bulan Mei 2018, meningkat 4,87 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya tercatat 63,96 persen.

TPK di Kabupaten Gianyar 52,74 persen pada bulan Mei 2018, juga bertambah 5,08 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya hanya 47,66 persen dan peringkat keempat hotel yang ada di Kabupaten Karangasem 48,48 persen, meningkat 6,60 persen dari bulan sebelumnya 41,88 persen.

I Nyoman Gede Subadri menambahkan, tingkat hunian hotel berbintang empat yang tersebar pada lima kabupaten/kota yang memiliki fasilitas tersebut di Bali, tercatat huniannya paling tinggi yakni mencapai 72,05 persen, meningkat 3,94 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya 68,11 persen.

Selanjutnya, hotel berbinntang dua dengan tingkat hunian 68,15 persen, juga bertambah 5,94 persen dari bulan sebelumnya hanya 62,21 persen. Hotel berbintang tiga dengan hunian 66,69 persen pada bulan Mei 2018 meningkat 7,3 persen dari bulan sebelumnya hanya 59,39 persen.

Sementara itu, hotel berbintang lima dengan tingkat hunian mencapai 64,75 persen pada bulan Mei 2018, meningkat tipis 1,08 persen dari bulan sebelumnya tercatat 63,67 persen dan hotel berbintang satu dengan hunian 52,08 persen, meningkat 6,37 persen dari bulan April 2018 tercatat 45,71 persen.

I Nyoman Gede Subadri menjelaskan, Bali selama bulan Mei 2018 menerima kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 528.512 orang, atau naik sebesar 2,27 persen dibandingkan dengan bulan April 2018 (m-to-m). Sementara kunjungan wisman tersebut dibandingkan dengan bulan Mei 2017 (y-on-y) mengalami peningkatan sebesar 8 persen.

Dengan demikian, Bali sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia selama lima bulan periode Januari-Mei 2018 menerima kunjungan wisman sebanyak 2,38 juta orang, meningkat 41.307 orang atau 1,79 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 2,30 juta orang.

Mereka sebagian besar datang melalui Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya, hanya 32.189 orang melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar.

Tahun 2018, Dinas Pariwisata Provinsi Bali mempunyai target dapat mendatangkan 6,5 juta wisatawan mancanegara, atau meningkat dari realisasi kunjungan tahun 2017 tercatat 5,69 juta orang, ujar I Nyoman Gede Subadri. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY