MDA, Didik Anak Menari Balet Dengan Musik Dan Lagu Tradisional

0
333

Para murid Marlupi Dance Academy Menari Balet dengan musik dan lagu tradisional ( foto: MDA)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Menari bisa membuat seseorang menjadi relaks, senang, dan bahagia. Ditambah lagi dengan iringan musik dan lagu tradisional daerah di Indonesia. Kehadiran para penari dibutuhkan karena industri  pariwisata juga mendapat dukungan positif dari sanggar-sanggar tari yang tumbuh dan berkembang di berbagai daerah.

Selain itu menari bila dilakukan dengan serius sejak usia dini, bisa membuat seseorang memiliki talenta, dan ujungnya menjadi profesional di bidangnya. Seperti menari balet. Bila dilakoni sejak anak usia dini, akan bisa membuat anak jadi lebih percaya diri, pintar, memiliki talenta, dan jadi seorang profesional.

Inilah yang dilakukan oleh Marlupi Dance Academy (MDA), melatih anak-anak sejak dini menjadi seorang penari balet. Para siswa diajari berbagai tarian balet dengan sejumlah program.

MDA yang didirikan oleh Marlupi Sijangga sejak 1956. Akademi dance ini, terus berkembang dan kini sudah memiliki lebih dari 40 studio cabang, 50 staf pengajar, dan 2.500 murid di seluruh Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk menjaga dan terus meningkatkan kualitas para penari balet muda,” kata Fifi Sijangga, yang memimpin MDA sejak 1993, di Jakarta pekan ini.

Untuk mengasah kemampuan para siswa dan staf pengajarnya di MDA, pihaknya selalu mengadakan pertunjukan balet, danm mengikutsertakan para guru dalam seminar dan training sampai ke luar negeri.

Dalam memperingati 60 tahun berdirinya MDA, akademi balet tertua di Indonesia ini mempersembahkan sebuah festival tari dengan penampilan spesial dari 5 negara sahabat. Yaitu tim balet dari Amerika, Mexico, Polandia, Jerman, dan Peru.

Kegiatan tersebut menampilkan murid-murid MDA dengan karya para pengajarnya. “Selain itu juga ada saling tukar kebudayaan di antara para peserta festival yang kami undang,” ujar Fifi.

Acara HUT yang diadakan di Gedung Kesenian Jakarta, 21 Juni 2016 lalu dipadati oleh ratusan murid MDA dalam balutan busana balet. Malam itu mereka menampilkan berbagai kreasi tari balet.

Kegiatan tersebut terbagi dalam beberapa babak. Ada gerakan balet berkolaborasi dengan gerakan tari Bali. Selain itu musik penggiring menampilkan lagu-lagu daerah Indonesia seperti Gundul-gundul Pacul, Rasa Sayange. Maju Tak Gentar, dan lainnya.

Fifi menjelaskan anak-anak sebaiknya ditanamkan rasa cinta pada budaya Indonesia sejak dini. Untuk menjadi seorang penari balet, tidak mudah. Harus disiplin dan kerja keras. Hal ini dapat membentuk karakter seseorang,” ujarnya.

Bukan tidak mungkin nantinya kunjungan wisatawan ke Jakarta adalah karena ingin menonton pertunjukkan balet yang profesional karena itulah semangatnya untuk memcetak sumber daya manusia yang trampil di bidang seni tari balet ini tinggi mengingat tari merupakan industri kreatif yang dibutuhkan dalam pengembangan pariwisara nasional. (bundayoely@gmail.com))

 

 

 

LEAVE A REPLY