Masjid Agung Natuna, Ikon Wisata Religi Baru di Pulau Terluar

0
184
Masjid Agung Natuna (Foto: Kepriau.com)

NATUNA, Bisniswisata.co.id: Seni, budaya, hingga bangunan bernafaskan Islam masih sangat kental di Kota Ranai di Pulau Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Perpaduan itu dibalut masih tingginya warga Natuna yang teguh menjalankan ajaran Nabi Muhammad Sallahualaiwasalam. Satu buktinya adalah Masjid Agung Natuna yang berdiri gagah di salah satu wilayah ring satu Pulau Natuna.

Dibangun di atas lahan seluas sekitar satu hektare, Masjid Natuna menjadi ikon wisata religi di salah satu pulau terluar di Indonesia tersebut. Untuk sampai ke masjid yang terlihat mirip Taj Mahal di India, dari Bandara Lanud Ranai membutuhkan sekitar 10 menit berkendara mobil melalui Jalan Datuk Kaya Wan Mohammad Benteng dari arah Kota Ranai menuju Pantai Tanjung.

Jamaah yang baru datang ke masjid itu langsung disambut pemandangan masjid dengan latar belakang bukit hijau. Dua ruas jalan masuk dan keluar selebar lima meter mengapit sungai selebar sepanjang satu kilometer. Refleksi masjid yang terpantul dari genangan air kolam menambah keindahan masjid berkubah warna biru hijau tersebut.

Guna mencari tahu lebih detail, usai menunaikan ibadah Shalat Jumat, saya sempat menemui salah satu imam Masjid Agung Natuna, Ustaz Tjitjo. Di depan mimbar masjid berbahan kayu jati, pria berusia 37 tahun itu merawikan sejarah singkat masjid.

“Masjid ini termegah se-Kepri. Dibangun pada 2007 dan selesai pada 2009. Setelah selesai dibangun, masjid ini diresmikan Bupati Natuna saat itu, Daeng Rusnadi. Presiden Jokowi juga pernah shalat di sini,” ucap Ustaz Tjitjo bangga.

Masjid ini, kata dia, dibangun memadukan masjid di Cordoba (Spanyol), Masjid Nabawi (Arab Saudi), Taj Mahal (India), dan ukiran khas Turki. “Yang mengurus masjid ini ada Badan Pusat Pengelola Natuna Gerbang utaraku (BP2NGU),” kata pria yang siang itu memakai thawb, gamis khas Timur Tengah dan kopiah putih.

Selain sebagai pusat dakwah, masjid itu juga dimanfaatkan sejumlah event. Seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan lomba tilawah Alquran. “Di belakang masjid ini juga ada Taman Pendidikan Alquran dan Taman Pendidikan Seni Alquran,” tutur ayah satu putra tersebut.

Mihrab masjid setinggi 10 meter dilapisi kayu jati dan ukiran kaligrafi dua kalimat syahadat. Dua mimbar berbahan kayu tertata di samping tempat imam memimpin shalat. Ruang utama masjid ditopang enam pilar. “Enam pilar itu menandakan rukun iman. Sementara konsep masjid ini adalah doa sapu jagat melingkupi Komplek ‘Gerbang Utaraku’, gerakan membangun anak cucu,” tuturnya

Masjid yang dapat menampung sekitar 200 ribu jamaah itu merupakan titik utama dari kompleks Gerbang Utaraku, kawasan dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan dan bisnis Natuna di wilayah Ranai, ibu kota Kabupaten Natuna.

Pembangunan nanti dilanjutkan pada proses pembangunan lanjutan tahap I B, pembangunan fasilitas lain akan dilaksanakan, di antaranya pembangunan Masjid Laut, Pusat perekonomian, pasar, terminal, Asrama STAI, Gedung Olah raga, dan lain sebagainya.

Arsitek masjid, Both Sudargo (73) menilai Masjid agung konsepnya menjadi pusat kota. Masjid itu, berbeda dengan pusat-pusat kota di Indonesia. Di Indonesia umumnya pusat kota adalah pusat pemerintahan, namun di Natuna, pusat kota berupa masjid. “Jadi Masjid Agung Natuna itu dengan simetris diagonal. Sehingga saya membangun agar orang dengan mudah mengetahui ke mana arah kiblatnya,” ucap dia.

Orang bilang itu seperti Taj Mahal, sebenarnya dia (Masjid Agung Natuna) lebih anggun dari Taj Mahal. Karena kalau Taj Mahal kan skalanya kecil, kalau ini besar.” paparnya seperti dilansir laman Republika.co.id, Jumat (12/05/2017).

Ornamen masjid terinsiprasi dari Alquran yang menjadi sumber segala hukum. Kubah masjid mirip dengan Taj Mahal. Bedanya, Taj Mahal putih bersih, sementara Masjid Agung Natuna berlapis lukisan bintang berkelir hijau dan kuning.

Di siang hari, cahaya matahari menembus dari kaca patri yang ditanam di beberapa sudut kubah dan dinding masjid. Bagian tepi lantai satu dipayungi lantai dua sehingga cukup gelap. Untuk menerangi bagian ini, di atas pintu masuk ada ventilasi yang cukup besar.

Dari segi bentuk, pintu masuk masjid memiliki geometrika lengkung yang bagian atasnya lancip. Memiliki dua pintu utama, tiga pintu di sayap kanan dan kiri pintu utama, serta empat pintu di sisi kanan dan kiri bangunan utama. Semua pintu mengarah ke ruang utama yang disinari cahaya matahari.

Sementara latar belakang mihrab masjid ini terbuat dari bahan kayu dengan lengkungan berdiameter cukup besar. Geometrikanya juga terbentuk dari lengkung atau busur dengan pertemuan lancip di bagian tengah di posisi atasnya. Latar mihrab masjid didesain dengan labirin busur lancip.

“Taman dan jalan sebenarnya belum jadi. Itu baru tahap satu, harusnya tahap berikutnya indah sekali. Bangunannya tidak mencontoh apa-apa. Dalam mendesain sesuatu saya selalu memohon kepada Allah. Maka jadilah masjid tersebut,” ucap dia.

Sayangnya, di balik kemegahan masjid, Pemda Natuna belum melakukan perawatan cukup baik. Saya yang sempat berkeliling bangunan masjid menemukan beberapa lantainya terlepas. Langit-langit yang terbuat dari gipsum rusak terkena tetesan air.

Bahkan, saat saya menyempatkan diri Shalat Subuh, masjid gelap gulita. “Pemerintah kurang perhatian. Lihat saja, perawatan sangat kurang, dan banyak lampu yang putus dan tidak diganti sehingga membuat masjid gelap saat malam hari,” kata seorang petugas pembersih masjid yang enggan disebutkan namanya.

Kini masjid yang megah diharapkan mendapat kunjungan wisatawan. Di Natuna sedikitnya ada 10 destinasi wisata. Natuna yang langsung berbatasan dengan Vietnam dan Kamboja serta perairannya menjadi rute pelayaran internasional Hongkong, Jepang, Korea hingga Taiwan.
Traveler domestik belum banyak yang mencium keindahan daerah ini namun traveler asing sudah begitu familiar dengan tempat yang disebut-sebut sebagai cuilan tanah surga ini. Sepuluh destinasi wisata Natuna antara lain:

01. Pantai Batu Kasah

Pantai yang punya nama lain Pantai Cemaga disebut-sebut sebagai salah satu pantai terbaik yang dimiliki kabupaten ini. Sekeliling pantai ditumbuhi pohon kelapa serta serakan batuan granit membuat gambaran pulau tropis nampak sempurna. Pasirnya putih dan air lautnya jernih. Mengunjungi pantai ini, Jangan lupa bawa bekal makan sendiri karena belum banyak tersedia warung makan.

02. Batu Sindu

Batu Sindu adalah nama kawasan pantai yang banyak dipenuhi dengan batu-batuan granit dengan berbagai bentuk dan ukuran. Menikmati kawasan Batu Sindu paling menarik adalah lewat menara mercusuar yang ada di sekitar lokasi.

03. Pantai Sisi

Pantai Sisi pada tahun 2006 dinobatkan sebagai pantai alami terbaik di dunia versi majalah Island. Pantainya punya pasir putih dengan tekstur yang agak kasar sehingga jika bermain pasir di pantai, pakaian tetap bersih karena pasirnya tidak akan lengket di pakaian juga kulit. Lautnya yang sangat tenang membuat banyak traveler asing menganggapnya tidak seperti laut melainkan kolam.

04. Alif Stone Park

Kabupaten Natuna memiliki banyak pantai dengan karakteristik yang serupa yaitu dikelilingi oleh hamparan batu granit. Pemandangan paling sempurna antara pantai dan batuan granit bisa dilihat di Alif Stone Park yang disebut-sebut menjadi ikon paling populer di Natuna. Pantai ini letaknya berada di dekat Kota Ranai yang menjadi ibukota kabupaten. Sesuai namanya Alif Stone Park merupakan taman berbatu yang berada di tepi pantai Desa Sepempeng. Tempat wisata ini adalah perpaduan antara pantai pasir putih, air laut yang jernih serta gugusan batuan granit yang mempercantik kawasan. Fasilitas wisatawan yang ada di tempat ini adalah jembatan kayu yang menghubungkan antar batu-batu besar sehingga pengunjung bisa berkeliling di area sekitar taman batu ini.

05. Pulau Senua

Perairan Pulau Senua memang dikenal berisi penuh dengan terumbu karang yang tumbuh subur. Di dalamnya hidup berbagai macam biota laut. Apalagi air laut di kawasan pulau ini terkenal memiliki visibilitas yang cukup jernih. Disamping itu pulau ini juga terkait erat dengan legenda masyarakat yang menyebutkan bahwa Pulau Senua adalah jelmaan dari seorang perempuan hamil. Kata Senua sendiri dalam bahasa setempat memiliki arti wanita yang berbadan dua.

06. Selemot

Selemot di Desa Setengar letaknya di kecamatan Bunguran Selatan. Lanskap alam pedesaan yang indah ini Travelingyuk dapatkan dari salah satu akun instagram traveler yang pernah bermalam di desa ini. Dilihat dari foto-fotonya serta deskripsi yang ada, nampak jelas jika desa Setengar ini memang memiliki wajah cantik yang bikin traveler enggan berkedip. Perjalanan menuju ke lokasi bisa dilakukan lewat kota Ranai dengan berkendara selama 2 jam.

07. Pantai Tanjung

Pantai Tanjung terletak di desa Tanjung, kecamatan Bunguran Timur dan bisa ditempuh dengan berkendara selama 20 menit dari kota Ranai. Daya pikat yang dimiliki pantai ini antara lain pasir pantai yang putih, laut yang biru serta ombak yang landai.

08. Pantai Teluk Buton

Pantai Teluk Buton menjadi atraksi wisata tersendiri bagi warna Natuna di akhir pekan. Sebab ini adalah satu dari sedikit tempat wisata keren di Natuna yang sudah memiliki akses jalan yang mudah untuk dilalui kendaraan. Pantas saja jika libur lebaran dan libur nasional lainnya pantai yang menghadap Laut Cina Selatan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

09. Pantai Sahi

Pantai Sahi terkenal dengan landmark pulau batu di tengah laut yang bernama Pulau Sahi. Saat kondisi laut sedang surut traveler bisa menuju ke pulau tersebut dengan jalan kaki. Saat pasang pantai ini begitu asyik untuk digunakan bermain air sebab airnya sangat jernih dan bersih.

10. Air Terjun Gunung Ranai

Meski suguhan utama traveling ke Natuna adalah wisata bahari namun daratan kabupaten Natuna yang berupa perbukitan juga menyimpan wisata alam yang tak kalah menarik lewat Air Terjun Gunung Ranai. Air terjun ini lokasinya masih cukup tersembunyi dan belum dibuka untuk tujuan wisata komersil. Namun demikian kondisi seperti itu memberikan keuntungan sendiri bagi traveler yang hobi petualangan. Membelah hutan dan menaiki perbukitan melalui jalan setapak nan terjal menjadi rute wajib yang harus dilahap setiap traveler. Hadiahnya adalah pemandangan alam yang perawan serta air terjun alami yang punya air bersih siap menyambut traveler. (*/bbs)

LEAVE A REPLY