Mangrove Teluk Kendari Digandrungi Wisatawan

0
245
Wisata mangrove Pulau Bungkutoko Kendari (Foto: mine-blogger)

KENDARI, Bisniswisata.co.id: Kawasan mangrove atau hutan bakau di Teluk Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, seluas satu hektare berkembang menjadi objek wisata. Masyarakat maupun wisatawan lokal di Sultra menmggandrungi dan menjadikan kawasan tersebut tujuan wisata, setelah Pemkot Kendari mulai membangun sarana dan prasarana di lokasi yang mengasyikkan untuk dikunjungi.

“Sampai sekarang pemerintah kota masih terus membangun mangrove menjadi kawasan wisata andalan. Berbagai fasilitas dibangun agar pengunjung merasa aman, nyaman dan menyenangkan,” kata Sartika Dewi, pemandu wisata di Kendari, Kamis (30/03/2017).

Selain itu, lanjut dia, kawasan mangrove lainnya di Bungkutoko, Kecamatan Kendari Barat, seluas sekitar dua hektare yang juga menjadi daya tarik wisata. Di kawasan mangrove ini oleh Pemkot Kendari telah dibangun. Antara lain pusat kuliner dan sarana memadai untuk wisatawan berjalan-jalan mengelilingi obyek wisata mangrove.

“Juga dalam proses membangun gazebo dan informasinya akan dibangun juga sarana bermain ‘flying fox’,” ujar Dewi yang pernah menjadi Duta Wisata Kota Kendari 2010 dan hingga kini masih atif mempromosikan wisata Sulawesi Tenggara seperti dilansir laman Antaranews.

Mereka yang berkunjung ke kawasan mangrove Kota Kendari umumnya masyarakat daerah itu dan sekitarnya. Aktivitas wisata mangrove oleh masyarakat setempat terjadi setiap hari. Akan tetapi, keramaian semakin meningkat saat hari libur dan akhir pekan.

Aktivitas para wisatawan yang mengunjungi mangrove setempat, antara lain memancing, berswafoto, dan menikmati kuliner. “Sering juga menjadi pilihan tempat foto ‘pre-wedding’. Kalau setiap hari, terutama anak-anak muda yang berwisata di mangrove, sedangkan saat hari libur, ada juga dari kalangan keluarga. Sampai sekarang belum ada penarikan retribusi untuk masuk kawasan mangrove,” katanya. (*/ano)

LEAVE A REPLY