Lukisan Nyai Roro Kidul Paling Banyak Dipalsukan

0
361
Megawati melintas lukisan Nyai Roro Kidul koleksi Bung Karno (Foto: Tribunenews.com)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Lukisan Nyai Roro Kidul selalu diburu kolektor. Karenanya jangan heran jika lukisan perempuan yang diyakini penghuni Pantai Selatan itu, paling banyak dipalsukan karena paling banyak diburu pecinta lukisan bahkan lukisan yang paling menakjubkan selama ini.

Salah satu pelukis nasional Basoeki Abdullah ternyata sudah melukis sebanyak enam kali melukis Nyi Roro Kidul atau Queen of the South Seas. Dan Lukisan Nyi Roro Kidul subtema ‘Mitologi dan Religi’ yang dipajang ini adalah lukisan asli, kalau yang di Hotel Samudera itu KW alias palsu. Lukisan Nyai Roro Kidul memang paling banyak dipalsukan,” ungkap Mike Susanto, anggota tim kurator.

Mike mengungkapkan hal itu pada pameran lukisan koleksi Istana untuk memperingati Kemerdekaan HUT RI ke-72, dengan tema besar “Senandung Ibu Pertiwi”. Pameran ini digelar di Galeri Nasional Jakarta selama sebulan penuh mulai 1 hingga 30 Agustus 2017.

Tak bisa dipungkiri, pengunjung termasuk wisatawang asing yang datang ke pameran ini paling banyak melihat sekaligus mengetahui sosok Nyi Roro Kidul yang melegenda itu. Tak perlu jauh-jauh untuk melihat lukisannya aslinya, kini lukisan itu terpampang dan dapat dilihat oleh masyarakat umum di Galeri Nasional.

Lukisan Nyai Roro Kidul dipajang disebuah ruangan paling pojok yang berada di gedung A yang letaknya berseberangan lukisan Basoeki Abdullah. “Kisah tentang Nyai Roro Kidul memang melegenda di pulau Jawa, terutama di Yogyakarta. Dalam lukisan, sosoknya menggunakan tanpa mahkota dan kereta kuda. Beliau hanya mengenakan kemben tanpa terlihat bagian bawahan tubuh. Rambutnya pun terurai panjang yang membuat sosoknya tampak terlihat tambah cantik,” kata Mike.

Dilanjutkan, Lukisan Nyi Roro Kidul dipajang di subtema ‘Mitologi dan Religi’ merupakan satu dari 200 karya Basoeki Abdullah yang dikoleksi Presiden ke-1 RI, Soekarno. “Basoeki Abdullah dikenal sebagai pelukis pemandangan alam dan potret perempuan,” ucapnya.

Ada cerita menarik tentang lukisan yang berjudul ‘Nyi Roro Kidul’ yang dilukis tahun 1955. Di masa itu, Basoeki Abdullah mengakui pernah bertemu Nyi Roro Kidul. “Pak Bas mengaku dia pernah bertemu dengan Nyi Roro Kidul. Lukisan ini adalah salah satu dari enam lukisan Nyi Roro Kidul yang pernah dilukiskan Pak Bas,” tandasnya sambil menambahkan lukisan yang dipamerkan di Galeri Nasional ini merupakan lukisan asli.

Pameran lukisan koleksi Istana ini bagian dari acara memperingati Kemerdekaan HUT RI ke-72, dengan tema besar “Senandung Ibu Pertiwi”.
Ada 48 lukisan dari karya 41 pelukis yang lukisannya dipajang di Galeri Nasional. Yang ditampilkan tidak hanya lukisan karya pelukis Indonesia, namun juga ada karya dari seniman dari luar negeri yang menjadi koleksi Istana Kepresidenan.

Pameran itu dipecah menjadi empat bagian, pertama, keragaman alam dari koleksi Istana di Bogor, Cipanas, Jakarta, Bali, dan Yogyakarta yang mengambil tema pemandangan alam di Indonesia. Dalam pameran ini, Istana Kepresidenan melibatkan empat kurator yakni Amir Sidharta, Mikke Susanto, Asikin Hasan, dan Sally Texania.

Ketua kurator Asikin Hasan mengatakan, tema dan pesan dari “Senandung Ibu Pertiwi” bila diartikan mengandung makna “Tanah Air, yang dimaknai sebagai sebuah kekuatan yang di dalamnya mengandung bermacam-macam potensi. (*/NDIK)

LEAVE A REPLY