Lion Air Ditolak Masuk Hong Kong

0
1760

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Maskapai penerbangan swasta nasional, Lion Air dengan nomor penerbangan JT-2633 rute Denpasar-Harbin (Cina) sempat ditolak memasuki wilayah udara Hong Kong. Akibatnya, pesawat yang mengangkut 174 penumpang dan 23 kru itu harus kembali ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Trikora Harjo mengatakan, pesawat tersebut mengudara sejak Selasa dini hari pukul 03.02 WITA dan dijadwalkan mendarat pukul 10.20 waktu setempat. Setelah mengurus semua kelengkapan dokumen perjalanan, maskapai berlambang singa itu kembali melanjutkan penerbangan.

“Seluruh kru dan penumpang sudah berangkat kembali dengan pesawat yang sama sekitar pukul 13.00 WITA,” kata Trikora di Badung, Selasa (9/2).

Kapten Pilot, Muhamad Zen Zainal sempat mendapat peringatan dari Air Traffic Control (ATC) Ujung Pandang bahwa pesawatnya tak bisa memasuki wilayah udara Hong Kong karena belum memiliki Flight Clearence Diplomatic (FCD). Meski demikian, sang pilot tetap melanjutkan penerbangan.

Setelah hampir empat jam mengudara, ATC Kinabalu-Filipina mendapat informasi dari otoritas penerbangan Hong Kong bahwa pesawat Lion Air tidak bisa melanjutkan penerbangan. Akhirnya pesawat kembali mendarat di Bali pukul 08.41 WITA.

Public Relations Manager Lion Air Group Andy M Saladin mengatakan sebenarnya rute normal pesawat tersebut tidak melewati wlilayah udara Hong Kong. “Tapi karena ada badai sehingga harus agak memutar sedikit dari rute normalnya. Berarti harus melewati Hong Kong,” ujarnya seperti dilansir laman Republika.co.id, Selasa (9/2).

Sementara, kata Andy, pesawat tersebut tidak menyiapkan dokumen untuk melewati Hong Kong. Salah satunya Flight Clearence Diplomatic. “Jadi mau tidak mau harus kembali ke Denpasar,” kata dia.

Bali salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara (wisman) asal Cina. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata tahun ini menargetkan 1,7 juta wisman Cina berkunjung ke Indonesia, terutama Bali. (*/r)

LEAVE A REPLY