Libur Lebaran ke Luar Negeri Bikin Rupiah Melemah

0
65
Wisatawan Indonesia berlibur di Australia (Foto: Tripadvisor)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (7/6/2018) pagi bergerak melemah sebesar 19 poin menjadi Rp13.872 dibanding posisi sebelumnya Rp13.853 per dolar AS.

Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubrata mengatakan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tersebut karena tingginya permintaan dolar di dalam negeri. “Tingginya permintaan dolar di dalam negeri antara lain untuk pembayaran utang luar negeri dan dividen,” ungkap Rully di Jakarta, Kamis (07/06/2018)

Selain itu, sambung dia, tingginya permintaan dolar juga disebabkan momentum menjelang Lebaran yakni banyak masyarakat Indonesia yang berlibur ke luar negeri. “Libur panjang minggu depan, banyak yang liburan ke luar negeri, mereka ramai-ramai tukar dolar untuk keperluan akomodasi, transportasi selama berwisata di negara lain,” lontar Rully.

Pada pembukaan, rupiah melemah sebesar 15 poin di level Rp13.868 per dolar AS. Rupiah lalu bergerak di kisaran Rp13.860 sampai Rp13.879 per dolar AS. Padahal sebelumnya, pada Rabu (7/6) sore lalu, rupiah bergerak menguat sebesar 27 poin menjadi Rp13.853 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.880 per dolar AS.

Penguatan rupiah saat itu dinilai masih dipengaruhi faktor eksternal yaitu kemungkinan terjadinya perang dagang yang semakin meluas yang sebelumnya isu perang dagang hanya terjadi antara AS dengan China, namun kini kemungkinan juga terjadi antara AS dengan Meksiko dan Kanada yang menyebabkan dolar tertekan.

Selain itu, pelaku pasar juga masih menunggu pengumuman kebijakan moneter The Fed pekan depan untuk melihat proyeksi berapa kali lagi suku bunga akan dinaikkan pada 2018. (INI)

LEAVE A REPLY