Libur Lebaran di Bali, Banyak Kamar Hotel Kosong

0
1197
Kamar hotel di Bali

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Bali jadi salah satu destinasi paling populer saat libur Lebaran. Namun saat ini, okupansi hotel di Bali masih di angka 65 persen. Meski sudah masuk periode libur Lebaran, rata-rata hotel di Bali belum penuh terisi oleh wisatawan.

“Okupansi untuk hotel bintang rata-rata 65 persen. Angka ini biasanya terus meningkat sampai Agustus mendatang, di kisaran 80 persen,” tutur Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati seperti dilansir laman KompasTravel, Sabtu (2/7/2016).

Sedangkan untuk hotel non bintang, lanjut dia, okupansi berada di kisaran 50 persen. Angka tersebut diprediksi akan terus meningkat sampai 60 persen bulan Agustus mendatang.

“Walaupun jadi destinasi liburan populer, okupansi hotel di Bali belum bisa di atas 80 persen. Ini karena suplai kamar di Bali cukup banyak, 130.000 kamar,” papar dia.

Beberapa kawasan yang okupansinya tinggi adalah kawasan pesisir pantai selatan Bali seperti Nusa Dua, Kuta, dan Legian. Meski begitu, beberapa tahun belakangan ada kecenderungan turis untuk menginap di kawasan Ubud yang berkonsep back to nature.

“Ubud dulu cuma jadi pasarnya Eropa. Sekarang, turis domestik pun masuk Ubud. Turis asal China pun sekarang masuk Ubud,” jelasnya.

Meski begitu, turis asal China yang masuk ke Ubud adalah dari upper market. Mayoritas turis asal Negeri Tirai Bambu tersebut masih menjadikan Kuta sebagai tempat menginap. “Konsep back to nature di Ubud memang pada dasarnya untuk upper market. Tapi sekarang makin banyak peminatnya,” sambungnya. (*/KMP)

LEAVE A REPLY