Libur Akhir Tahun, Airlines Siapkan Extra Flight

0
185

JAKARTA, bisniswisata.co.id,-MULAI tanggal 12 Desember sampai  dengan 23 Januari 2017, maskapai nasional Garuda Indonesia menyiapkan sedikitnya 13.054 kursi tambahan (extra seat) untuk penerbangan domestik dan juga internasional sebagai upaya mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama periode hari libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar di Cengkareng, mengatakan, kapasitas tambahan tersebut terdiri dari 8.350 kursi tambahan yang terbagi dalam 59 penerbangan ekstra di rute-rute penerbangan domestik, serta 654 kursi tambahan dalam empat penerbangan yang menggunakan pesawat berbadan lebar wide body (dari sebelumnya menggunakan pesawat Boeing 737-800 NG) untuk rute-rute internasional yang dilayani Garuda Indonesia.

Sebanyak 59 penerbangan ekstra tersebut akan dilaksanakan pada rute-rute penerbangan domestik yang ramai, di antaranya Jakarta – Denpasar pp, Jakarta – Medan pp, Manado – Sorong – Jayapura pp, Menado – Sorong – Timika pp, Biak – Nabire pp, Nabire – Jayapura pp dan Nabire – Timika pp yang akan dilayani pesawat Airbus jenis A330 berkapasitas 360 penumpang, Bombardier jenis CRJ 1000 NextGen berkapasitas 96 penumpang dan ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang.

Selain melaksanakan penerbangan ekstra, Garuda Indonesia juga akan mengoperasikan pesawat berbadan lebar wide body, diantaranya Boeing 777-300ER berkapasitas 306 penumpang, Airbus jenis A330 berkapasitas 360 penumpang dan A332 berkapasitas 222 penumpang pada rute-rute penerbangan tertentu, di antaranya pada rute Jakarta – Denpasar vv, Jakarta – Medan vv dan Jakarta – Singapura vv.

“Jumlah ketersediaan kursi untuk menghadapi musim libur hari raya Natal 2016 dan tahun baru 2017 ini mengalami peningkatan sekitar 15 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2015 lalu,” ungkap Benny.

Sehubungan dengan periode musim libur hari raya Natal 2016 dan tahun baru 2017 tersebut, maka untuk kenyamanan dan keamanan para penumpang, Garuda Indonesia mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin.

“Kami mengimbau kepada para penumpang Garuda Indonesia untuk menggunakan fasililitas City Check-in di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau fasilitas Web Check-in, guna menghindari antrean panjang di konter check-in bandara. Selain itu juga perlunya penumpang berangkat lebih awal guna menggindari kemactean di jalan dan keterlambatan tiba di bandara,” kata Benny.

Tambahan 190.790 Kursi

Sementara  mulai 16 Desember 2016 hingga 9 Januari 2017, Sriwijaya Air Group (Sriwijaya Air dan NAM Air) menyiapkan 190.790 kursi tambahan untuk menghadapi libur Natal dan tahun baru 2017. Demikian disampaikan Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Group, Agus Soedjono dalam siaran pers yang diterima bisniswisata.co.id.

Khusus Sriwijaya Air, extra flight berlaku pada penerbangan rute Jakarta -Denpasar PP dari dua kali menjadi tiga kali, Jakarta – Solo PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari, Jakarta – Kualanamu PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari, Jakarta – Malang PP dari tiga kali menjadi empat kali sehari, Jakarta – Jogjakarta PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari, Jakarta – Silangit PP dari dua kali menjadi tiga kali sehari, Jakarta – Semarang PP dari tiga kali menjadi empat kali, Jakarta – Muara Bungo PP dari satu kali menjadi dua kali, Jakarta – Tanjungpandan PP dari lima kali menjadi enam kali.

Untuk rute Jakarta – Pangkalpinang PP dari empat kali menjadi lima kali, Jakarta – Pontianak PP dari tiga kali menjadi empat kali, Jakarta – Tanjung Karang PP dari empat kali menjadi lima kali, Kualanamu – Penang PP dari satu kali menjadi dua kali, Ujung Pandang – Jogjakarta PP dari satu kali menjadi dua kali, Ujung Pandang – Denpasar PP dari satu kali menjadi dua kali, Ujung Pandang – Manokwari PP dari satu kali menjadi dua kali, manokwari – Sorong PP dari satu kali menjadi dua kali, Ternate – Ambon PP dari satu kali menjadi dua kali.

Sedangkan untuk NAM Air penambahan dilakukan untuk rute Surabaya – Denpasar PP dari satu kali menjadi dua kali, Jogjakarta – Pontianak PP dari satu kali menjadi dua kali dan Jakarta – Semarang PP dari dua kali menjadi tiga kali. *dwi, bisniswisata.co@gmail.com

LEAVE A REPLY