Lebaran, Wisata Dieng Targetkan Pendapatan Rp 1 Miliar

0
155
Kabut tipis menutupi Dieng Kulon dan kompleks Candi Arjuna di Dieng Banjarnegara, (Foto : Aris Andrianto/Tempo)

BANJARNEGARA, bisniswisata.co.id: Selama libur lebaran 2018, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, menargetkan jumlah kunjungan ke Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng sebanyak 150 ribu orang.

“Momen libur lebaran tahun ini selama 10 hari kami menargetkan pendapatan sebesar Rp1 Miliar,” papar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara, Dwi Suryanto di Banjarnegara, seperti dikutip laman Antara, Selasa (22/05/2018).

Dwi tak menampik kalau KWDT Dieng, tetap menjadi andalan Kabupaten Banjarnegara dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Juga terus berupaya melakukan penataan sebagai persiapan untuk menyambut wisatawan yang datang berkunjung ke Dieng saat libur Lebaran.

“Kami melakukan pembenahan di beberapa tempat obyek wisata. Selain itu, BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) juga merehabilitasi Candi Sembadra di kompleks Candi Arjuna,” katanya,

Diharapkan wisatawan tetap aman dan nyaman selama berwisata di KWDT Dieng, khususnya kompleks Candi Arjuna meski proses rehabilitasi Candi Sembadra masih berlangsung. Pihaknya tidak menampilkan pertunjukan di KWDT Dieng selama pekan lebaran, karena objek wisata itu sudah menawarkan berbagai keindahan alam.

“Kami tidak menampilkan apa-apa kecuali memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan saja, karena di sana (KWDT Dieng) merupakan kawasan wisata alam. Berbeda dengan TRMS (Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas) yang sekarang dikelola perusahaan daerah, di sana akan ada musik dangdut dan lain-lain,” katanya.

Menurut dia, persiapan untuk menyambut libur Lebaran juga dilakukan terhadap sejumlah objek wisata lainnya yang dikelola Dinas Pariwisata dan Budaya seperti Curug Pitu, Pemandian Air Hangat Pakisan, dan Pemandian Air Hangat Tempuran. Bahkan, berbagai persiapan menyambut libur Lebaran juga dilakukan di berbagai objek wisata yang dikelola badan usaha milik daerah maupun swasta.

Tercatat ada sekitar 24 obyek wisata di Banjarnegara. Dari jumlah itu ada beberpa obyek wisata yang menjadi Hits, selain KWDT Dieng. Destinasi wisata itu antara lain:

#. Rafting Sungai Serayu

Bagi wisatawan suka olahraga ekstrim yang membutuhkan adrenaline prima, rafting atau arung jeram di Sungai Serayu jadi solusinya. Bukan hanya menguji nyali menaklukan arus menantang, aktivitas lainnya melatih kemampuan dalam menjalin kerjasama juga menyaksikan keindahan alam yang asri. Jalur arung jeram ini panjangnya sekitar 14-26 km dengan tingkat kesulitan grade III-IV. Untuk bisa menyelesaikan jalur ini, setidaknya diperlukan waktu 2,5-5 jam. Start biasanya di zona wisata The Pikas Resort, desa Kutayasa atau dimulai dari Kampung Main Jujugan Serayu, desa Randegan.

#. Wisata alam Curug

Banjarnegara kaya akan wisata alam curug alias air terjun. Ada sekitar lima curug antara lain Curug Pitu, Curug Mrawu, Curug Pundung Sewu, Curug Sikopel dan Curug Sirawe. Dari kelima curug itu, Curug Pitu selalu banyak dikunjungi wisatawan. Daya tarik utama yang ditawarkan obyek wisata Air terjun dengan tujuh tingkatan. Sementara Curug Mrawu dikenal karena ada sumber air panas yang bersuhu sekitar 60° C. Juga di Curug Sirawe ada kolam air panas yang cocok untuk berendam di suasana hutan yang dingin dan sejuk.

#. Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas

Taman Rekreasi Marga Satwa Serulingmas atau kebun binatang Selamanik bisa menjadi pilihan alternatif. Taman ini memiliki beraneka ragam satwa dimana beberapa diantaranya merupakan satwa liar. Beberapa jenis satwa adalah gajah, orang utan, unta, harimau, aneka jenis burung dan masih banyak lagi. Selain itu tersedia juga kolam renang dan area bermain anak yang aman dan nyaman. Juga ada panggung terbuka serta bisa ziarah ke Makam Ki Ageng Selomanik.

#. Wadas Tumpang

Objek wisata yang berada di desa majalengka, kec. bawang, merupakan gunung terbentuk karena dua batu bertumpukan dan dipeluk oleh pohon beringin berukuran besar. Konon usianya mencapai ratusan tahun. Aktivitas yang bisa dilakukan di lokasi ini adalah pendakian hingga ke puncang yang memiliki tinggi sekitar 20 m. Selama perjalanan menuju lokasi pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang masih alami dan sejuk, terdapat juga kandang macan dari akar pohon beringin sampai kera atau monyet-monyet berwarna putih. Pada zaman dahulu wisata di Banjarnegara ini merupakan tempat pertapaan (wadas tumpang).

#. Waduk Mrica

Karena tak punya pantai, Banjarnegara punya waduk yang diperuntukkan bagi wisatawan yang suka air. Waduk ini berada kurang lebih 10 km ke barat Banjarnegara dan merupakan danau buatan terbesar di Asia Tenggara yang membendung Sungai Serayu. Jalan-jalan mengelilingi waduk sambil menikmati panoramanya yang dikelilingi perbukitan, Waduk Mrica juga dilengkapi berbagai fasilitas wisata yang membuatnya menjadi salah satu tempat wisata favorit keluarga. Kamu bisa naik perahu, memancing, sampai main golf.

#. Surya Yudha Park

Gak perlu jauh-jauh ke Singapura atau New York untuk mejeng di depan patung Merlion atau Liberty. Kamu bisa menemukan keduanya di Banjarnegara. Gak percaya? Datang aja ke Surya Yudha Park yang letaknya tak jauh dari alun-alun utara Banjarnegara. Di sana kamu akan menemukan miniatur patung Liberty dan Merlion yang berdiri bersandingan. Surya Yudha Park adalah taman rekreasi air terlengkap di Banjarnegara yang berkonsep wisata terpadu. Tempat ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti hotel berbintang, arena olahraga, rafting, serta wisata outbound.

#. Wisata kuliner

Jangan alpa untuk berburu beragam kuliner khas di Banjarnegara, karena mereka sudah menanti untuk menggoyang lidahmu. Kamu mungkin pernah mencicipi dawet ayu, tapi jangan lupa menjajal rasa dawet ayu yang otentik di kota ini. Campuran cendol beraroma pandan, santan, dan gula merah pasti bisa menyegarkan tenggorokanmu yang kehausan. Jajal pula nikmatnya soto Banjarnegara atau yang dikenal juga dengan nama soto krandegan. Berbeda dengan soto-soto khas Nusantara lainnya, soto Banjarnegara menggunakan kuah kuning yang mirip opor, tapi rasanya berbeda dengan opor. Coba sendiri nikmatnya ketupat yang taoge muda, irisan daun bawang, dan bawang goreng disiram dengan kuah khas yang mengandung irisan daging sapi. (NDY)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.