Lapis Legit, Runner Up Festival Kuliner Azerbaijan

0
444
Lapis legit (foto: sindororesto.com)

AZERBAIJAN, test.test.bisniswisata.co.id: Lapis legit, kue khas Indonesia yang ngetop era tahun 90-an, rupanya menggoda lidah orang Republik Azerbaijan. Kue berlapis-lapis gelap-terang yang memberi kesan rasa manis an lembut di ujung lidah, menjadi kue favorit warga di negara yang merupakan Kaukasus di persimpangan Eropa dan Asia Barat Daya.

Spekkoek – bahasa Belanda Lapis Legit ini menjadi juara II untuk kategori makanan asing di “The Third International Traditional Sweets Festival” yang digelar di Kota Sheki, Azerbaijan, 21 Juli 2016.

Booth Indonesia dengan andalan kue lapis legit itu menjadi sangat populer. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Baku, mengikuti ajang itu di Azerbaijan dengan membawa delapan jenis kue dan minuman tradisional khas Indonesia, seperti pudding kelapa, klepon, lapis legit, lapis Surabaya, putu ayu, centik manis, onde-onde, dan es melon.

Antusiasme warga kota Sheki cukup tinggi terhadap kue-kue dan minuman asal berbagai daerah itu. Selain lapis legit, es melon juga sangat digemari, tak heran, karena ketika festival ini diadakan udaranya sangat cerah dan panas. Sehingga kehadiran es melon yang segar dan manis betul-betul mengundang selera.

“Kita bisa lebih banyak mendapatkan informasi mengenai potensi kerja sama antara Azerbaijan dan Indonesia ke depannya, di bidang pariwisata, perdagangan, maupun investasi,” ujar Duta Besar RI untuk Azerbaijan, Dr. Husnan Bey Fananie dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Ahad (24/07/2016).

Festival ini diadakan di Anshagi Karavansaray, yang merupakan kompleks bangunan kuno yang berdiri sejak abad ke-19. Peserta yang mengikuti rangkaian festival ini, terdiri dari 22 daerah di Azerbaijan dan 15 negara di dunia.
“Ini merupakan bentuk konsistensi dari KBRI Baku untuk mempromosikan Indonesia dalam semua kesempatan yang ada di Azerbaijan. Tujuannya tentu supaya semua orang bisa mengenal, merasakan dan melihat Indonesia,” kata Meita Timoer Poerwonggo, Minister Counsellor pada KBRI Baku, dalam kesempatan yang sama.

Diharapkan pada akhirnya kegiatan ini dapat menarik warga Azerbaijan untuk berkunjung ke Indonesia.
Di kota Sheki, KBRI Baku juga mempunyai misi lain, tidak hanya mengikuti festival ini saja. Pada kesempatan ini, KBRI Baku juga melakukan pertemuan dengan Walikota Sheki, Elkan Usubov dan mengadakan business meeting dengan para pengusaha kota Sheki.

Tercatat ada 15 perusahan yang ikut dalam business meeting tersebut. Business meeting ini antara lain bertujuan menjajaki peluang kerja sama bisnis ekspor produk makanan Indonesia ke Azerbaijan serta produk andalan lainnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY