Kunjungan Wisman ke Kaltim Kian Minim

0
380
Wisatawan asing berwisata di Kaltim (foto: klotoktourtanjungputing.com)

SAMARINDA, test.test.bisniswisata.co.id: Selama Maret 2016, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalimantan Timur (Kaltim) kian minim. Badan Pusat Statistik mencatat hanya 714 wisman yang datang ke Kaltim, atau berkurang 436 orang ketimbang Februari 2016 mencapai 1.150 orang.

“Selama periode Januari hingga Maret 2016 tercatat ada sebanyak 2.520 wisman yang masuk ke Kaltim melalui pintu Balikpapan,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim M Habibullah di Samarinda, Sabtu (14/5/2016).

Jumlah wisman yang masuk ke Kaltim padan Maret 2016 memberikan kontribusi sebesar 0,08 persen terhadap total wisman yang berkunjung ke Indonesia, karena dalam catatan BPS Pusat jumlah wisman nasional periode ini sebanyak 852.226 orang.

Sedangkan secara kumulatif, lanjutnya, pada periode Januari 2015 hingga Maret 2016 jumlah wisman yang masuk ke Kaltim telah mencapai 10.385 orang.

Jika dilihat bedasarkan asal Negara, maka wisman yang berkunjung ke Kaltim terbanyak dilakukan oleh wisatawan asal Malaysia, Singapura, China, Australia, dan India yang mencapai 7.190 orang, atau sebesar 69,23 persen pada periode Januari 2015 hingga Maret 2016.

Sedangkan jumlah kunjungan wisatawan dari negara lainnya seperti Amerika, Kanada, dan lain-lain sebanyak 3.195 orang atau 30,77 persen.

Menurutnya, meskipun jumlah wisman menurun, namun kondisi ini tidak terlalu berpengaruh terhadap tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Kaltim pada Maret 2016 yang tercatat 56,87 persen, berarti dari rata-rata jumlah kamar hotel berbintang di Kaltim terpakai 56,87 persen dari seluruh kamar yang tersedia.

TPK bulan Maret 2016 mengalami peningkatan 1,86 poin dibanding dengan TPK bulan Februari 2016 yang sebesar 55,01 persen. Sementara itu, jika dibandingkan dengan Maret 2015, terjadi penurunan TPK sebesar 0,92 poin.

Selama periode Januari 2015 hingga Maret 2016, TPK menunjukkan kondisi yang fluktuatif. Pada periode Januari-Desember 2015 menunjukkan peningkatan. Kemudian tahun 2016 tren TPK kembali meningkat yang terjadi di bulan Maret 2016, setelah di bulan Januari 2016 besaran TPK sempat menurun.

Selanjutnya, apabila dilihat menurut klasifikasinya, maka pada Maret 2016 hotel berbintang 4 mengalami TPK tertinggi yang mencapai 61,01 persen, kemudian TPK terendah pada hotel berbintang 1 sebesar 32,00 persen.

“Sedangkan hotel berbintang lainnya masing-masing hotel berbintang 2 tercatat sebesar 59,85persen, hotel berbintang 3 sebesar 54,40 persen, dan hotel berbintang 5 tercatat sebesar 59,77 persen,” katanya seperti diunduh laman Antara.

TPK hotel berbintang 5 pada bulan Maret 2016 mengalami peningkatan sekitar 8,87 poin bila dibandingkan bulan Februari 2016 yang mencapai 50,90 persen. Sementara TPK hotel berbintang 5 pada Maret 2016 tercatat 59,77 persen. (*/AN)

LEAVE A REPLY