Kuliner Sehat APJI untuk Pencitraan Indonesia

0
312

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.idDIBALIK sukses penyelenggaraan Tafisa (The Association for International Sport for All ), penyediaan kudapan adalah salah satu unsur penting. Pasalnya bagi atlit, artisan olahraga tradisi, tidak hanya diperlukan kecukupan gizi dan kalori, juga perlu komposisi dan porsi ‘’sehat”.

Menjaga citra negeri dimata masyarakat internasional,  Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) DPD DKI Jakarta, menyediakan kuliner dan makanan sehat, bersih dan higienes bagi peserta sepanjang event Tifasa games berlangsung di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, pada 6-12 Oktober 2016. Tafisa merupakan ajang organisasi olahraga dunia yang membidangi olahraga tradisi diluar olimpiade, seperti olahraga tradisional, petualangan, tantangan, kesehatan, dan kebugaran.  Perhelatan akbar ini diikuti lebih oleh 74 negara. Sedikitnya ada 374 orang atlet asing dan ribuan peserta dari Indonesia yang terlibat didalamnya.

“Tafisa ini tentunya memerlukan dukungan berbagai pihak, terutama bidang kuliner atau katering. APJI terpilih untuk menyediakan konsumsi bagi seluruh peserta dan tamu penting dari luar negeri dan dalam negeri,” kata Siti Djumiadini, Ketua APJI DPD DKI Jakarta, di sela-sela acara Tafisa.

Siti menuturkan Tafisa bisa menjadi ajang untuk mempromosikan Indonesia di mata dunia. “Sudah menjadi rahasia umum bahwa salah satu cara  paling efektif untuk menarik wisatawan asing datang ke satu nagara adalah lewat kulinernya,” ungkapnya.

Untuk  itu, lanjutnya, APJI menyajikan banyak masakan Indonesia yang dapat dinikmati oleh seluruh  pihak yang terlibat di Tafisa. “Alhamdulillah, para peserta mau pun official yang datang dari luar negeri, sangat menyukai kuliner khas Indonesia, seperti nasi goreng, satai ayam, soto, dan lainnya,” ujar Siti.

(Foto: Bunda Yoely) Ketua APJI DPD DKI Jakarta Siti Djumiati, menjelaskan menu bakwan jagung pada peserta Tafisa.
Ketua APJI DPD DKI Jakarta Siti Djumiati, menjelaskan menu bakwan jagung pada peserta Tafisa.

Dia menyebutkan selama ajang Tafisa tersebut, APJI menyediakan sedikitnya 100.000 persi  makanan, baik dalam bentuk penyajian prasmanan, nasi kotak, dan snack box.
Untuk menjaga menu kuliner itu bersih dan sehat dan aman dikonsumsi para peserta,  APJI bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Daerah (Lakesda) DKI Jakarta. Jadi, katanya, setiap mau makan siang dan malam, pihaknya menyiapkan sampel dari seluruh menu, dan diperiksa oleh tim Lakesda.

“Tafisa ini menjadi ajang pertaruhan bagi APJI untuk menyediakan menu sehat, enak, dan disukai oleh para tamu. Jadi kami benar-benar menjaga citra itu. Harapannya melalui kuliner bisa meningkatkan pariwisata Indonesia, sehingga makin banyak tamu asing datang ke negeri kita dan berburu kuliner tradisional daerah kita,” ungkap Siti.
Selain aneka ragam masakan Indonesia, tambahnya, APJI juga menyediakan menu dari berbagai negara seperti masakan ala Barat, China, Korea, hingga masakan Timur Tengah.
“Itu semua sesuai dengan permintaan peserta Tafisa. Untuk itu anggota APJI saling bahu membahu untuk menyajikan hidangan lezat, sehat, bersih, dan berkualitas. Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi tamu,”  katanya. *bundayoely

LEAVE A REPLY