Kuliner Negeri Kanguru Dikenalkan di Jakarta

0
469
Tamale, salah satu kuliner Australia

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Mengambil tempat di kediaman Duta Besar Australia, Paul Grigson, pihak Kedutaan Besar (Kedubes) Australia menggelar acara peluncuran “Australian Culinary Trails 2015” di Jakarta, Rabu (15/4). Dalam acara santai tersebut, Duta Besar Paul Grigson mengundang beberapa media dan para sponsor acara seperti Garuda Indonesia, Commonwealth Bank, dan Komisi Dagang Australia.

Duta Besar Australia, Paul Grigson mengatakan, acara “Australia Culinary Trails 2015” akan diadakan di Grand Indonesia pada 21-26 April 2015. Dalam kesempatan ini, bakal dihadirkan sederet acara yang intinya memperkenalkan kuliner Australia. Disamping itu, kata dia, acaranya juga akan diisi dengan diskusi dan kompetisi foto kuliner.

“Kegiatan ini diharapkan dapat lebih mengenalkan Australia lebih dekat kepada rakyat Indonesia. Sejak awal 1970-an Indonesia telah menjadi tujuan utama wisata bagi orang Australia terutama provinsi Bali. Namun, kita merasa belum memperkenalkan budaya kita kepada rakyat Indonesia khususnya kuliner. Ya, alasannya kami, Australia, ingin memperkenalkan budaya kami lebih dekat kepada rakyat Indonesia,” kata Paul Grigson.

Paul sendiri mengakui, dirinya sangat menyukai orek tempe cabe hijau. Dirinya berharap, ke depannya ada kerjasama budaya dengan Indonesia, dan mengadakan pameran budaya bersama.

Sebagai informasi, acara “Australian Culinary Trails 2015” merupakan bagian kedua dari kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Dagang Australia sebelumnya, pada Kamis (9/4) lalu di Novotel Tangerang, yang menampilkan pameran produk-produk makanan dari Australia.

Komisioner Perdagangan dan Investasi dari Komisi Dagang Australia, Dr Matthew Durban mengatakan, rangkaian kegiatan ini sebagai jawaban dari ajakan pengusaha Australia di Indonesia dan para alumni mahasiswa/ pelajar Indonesia-Australia untuk mengadakan festival budaya Australia.

“Banyak alumni Indonesia-Australia yang membuka usaha cafe dan sebanyak 40 hingga 50 perusahaan Australia di bidang makanan dan minuman ikut serta. Kami mengadakan acara ini, demi mengakomodasi kepentingan mereka,” jelas Matthew. (marcapada@yahoo.com)

LEAVE A REPLY