Kroasia Denda Turis Tampil Bugil

0
509
Sungai Krka National Park Kroasia paling banyak dikunjungi turis

KROASIA, test.test.bisniswisata.co.id: Saat musim panas, berlibur ke sejumlah objek wisata seperti pantai kerap menjadi favorit wisatawan. Kroasia adalah salah satu tujuan yang dinilai memiliki pemandangan alam eksotis. Laut berkilauan serta teluk-teluk kecil berpasir menjadi daya tarik utamanya.

Namun, wisata yang mengandalkan pantai ini membuat banyak wisatawan akhirnya tak bersikap sepatutnya. Banyak wisatawan yang ‘berkeliaran’ memakai baju renang sambil berkeliling kota.

Banyaknya wisatawan yang tak beretika dan berperilaku kurang sopan menjadikan dua destinasi wisata Dubrovnik dan Split mengeluarkan aturan keras. Aturan itu berupa peringatan yang meminta para wisatawan menggunakan pakaian renangnya hanya selama berada di sekitar pantai.

Melansir Lonely Planet, Kamis (04/08/2016) dalam sepekan terakhir dua destinasi terbesar di Kroasia itu menerapkan denda bagi siapa saja yang berjalan di sekitar kota mengenakan pakaian renang atau bertelanjang dada.

Wisatawan dan penduduk lokal bisa didenda sekitar 133 euro atau sekitar Rp1,9 juta untuk mereka yang menggunakan pakaian renang atau tanpa pakaian.

Kota bersejarah Dubrovnik mengeluarkan aturan hukum tersebut sejak minggu lalu dan diikuti tempat wisata pantai Split pada minggu ini. Tanda-tanda larangan ‘berkeliaran’ hanya dengan pakaian renang pun mulai muncul di kedua kota ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri pariwisata Dubrovnik. Namun namanya meroket karena beragam insiden tak senonoh. Penduduk setempat menemukan turis yang berjalan-jalan tanpa pakaian yang pantas. Oleh karenanya, Wakil Walikota mengecam tindakan itu karena kota tersebut merupakan kota bersejarah.

“Pusat sejarah adalah wujud museum, dengan demikian tidak dapat diterima bagi wisatawan untuk berjalan di Stradun dengan pakaian yang tidak benar,” katanya.

Bulan Juni kemarin, adanya dua turis laki-laki bugil di pusat kota Dubrovnik, membuat dirinya secara resmi mengambil tindakan. Hal inipun diikuti Wakil Walikota Split yang mengatakan bagi siapapun tertangkap melanggar kode berpakaian akan mendapatkan peringatan pertama sebelum dikenakan denda.

Dubrovnik dan Kroasia bukanlah yang pertama melarang wisatawan untuk tidak telanjang dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Barcelona juga telah mengeluarkan denda untuk sebagian atau sepenuhnya orang telanjang. Sementara itu kompleks candi Angkor Wat Kamboja juga telah menerapkan langkah serupa. (*/END)

LEAVE A REPLY