Korut Hukum Turis AS Kerja Paksa 15 Tahun

0
422

PYONGYANG, test.test.bisniswisata.co.id: PENGADILAN Korea Utara (Korut) menghukum wisatawan asal Amerika Serikat (AS), Otto Warmbier selama15 tahun menjadi pekerja paksa. Warmbier dihukum dengan kasus pencurian material propaganda.

Kantor berita China, Xinhua melaporkan Otto yang juga mahasiswa Universitas Virgina AS berusia 21 tahun itu melakukan kejahatan melawan negara. Keputusan ini dibuat oleh Pengadilan Tinggi Korea Utara di Ibu Kota Pyongyang. Media Korea Utara tidak memberitakan apa-apa mengenai hukuman pada Otto.

Otto ditangkap pada Januari 2016 saat hendak meninggalkan negara Korut , setelah sebelumnya dia mencabut spanduk politik dari staf hotel di mana dia menginap di Pyongyang.

Dilansir dari stasiun televisi Channel News Asia, Rabu (15/3), aksi pemuda itu dilakukan ditengah-tengah situasi yang memanas antara Amerika Serikat dan Korea Utara. Kala itu, Negeri Paman Sam tengah gencar meminta organisasi internasional, termasuk PBB, untuk memberikan sanksi pada Pyongyang atas peluncuran nuklir 6 Januari lalu.

Mantan Gubernur New Mexico Bill Richardson, yang pernah bepergian ke Korea Utara dan bertemu dengan dubes Korut untuk PBB, mengatakan lewat keterangan pers untuk membantu pembebasan Warmbier. “Saya akan meminta penangguhan hukuman Otto, dan mereka (Korea Utara) setuju untuk menerima permintaan kami,” seperti dikutip dari pernyataan Richardson.

Sementara itu, hukuman kerja paksa ini bukan sekali ini saja terjadi di negeri pimpinan Kim Jong Un tersebut. Pada akhir tahun lalu, tepatnya Desember, seorang pastor keturunan Korea-Kanada dijatuhi hukuman kerja paksa seumur hidup karena melakukan subversi. (*/X)

LEAVE A REPLY