Koperasi Kelola Pariwisata, Agar Rakyat Daerah bisa Kecipratan

0
403
Raja Ampat (foto.tempo.co)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Kementerian Koperasi & UKM terus mendorong sektor pariwisata bisa dikelola koperasi. Tuajuannya agar nilai ekonomi dari bisnis pariwisata, bisa dinikmati masyarakat daerah. Bukan hanya jatah investor atau cukong, namun rakyat di daerah juga kecipratan

“Kita usung koperasi sebagai pengelolanya. Sehingga yang menikmati bisnis pariwisata adalah masyarakat setempat, bukan investor saja. Contohnya seperti Bali, yang nikmatin bukan masyarakat lagi, tetapi investor,” tutur Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kemenkop&UKM, I Wayan Dipta di Jakarta, Rabu (5/4/2016).

Wayan Dipta menjelaskan, Yogyakarta pada 1990, pernah digelar diskusi, di mana mencuat pemikiran bahwa bisnis pariwisata dikelola koperasi. “Pengelolaan wisata melalui koperasi. Untuk pariwisata di Brunei, Indonesia, Malaysia dan Filipina (BIN Niaga) mau dijadikan eco tourism menjadi pilarnya,” kata Wayan Dipta.

Meski Bali dipenuhi hotel-hotel megah, kata Wayan Dipta, ada koperasi yang mengelola pariwisata. Koperasi tersebut letaknya di Batur. “Kita kasih bantuan penyeberangan kapal sekarang jadi 15. Di (daerah) Payangan kita bantu (sediakan) homestay,” ungkap Wayan Dipta. (*/e)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.