Konektifitas Destinasi Wakatobi masih Minimalis

0
151
Diving di Wakatobi

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementrian Perhubungan mengakui saat ini konektivitas destinasi wisata Wakatobi di Sulawesi Tenggara masih sangat minimalis. Pemerintah akan meningkatkan kapasitas transportasi ke Wakatobi, demi menunjangnya salah satu destinasi pariwisata unggulan di Indonesia.

“Untuk itu, kami menggandeng PT. Garuda Indonesia dan PT. ASDP mengembangkan bandara dan pelabuhan di Wakatobi. Kami mengajak Direktur Komersial Garuda Indonesia Agus Toni Soetirto dan Direktur Utama PT ASDP Faik Fahmi bertemu Bupati Wakatobi Arhawi,” papar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan resmi tertulis yang diterima Bisniswisata.com, Ahad (19/02/2017)

Sektor perhubungan udara, lanjut menteri, akan membuat rute penerbangan dari Bali menuju Wakatobi. Adanya penerbangan dari Bali dapat menarik wisatawan ke Wakatobi. “Ada yang namanya konsep crowd attach crowd. Di mana ada keramaian (di Bali) yang dihubungkan, nanti keramaian lainnya akan datang (ke Wakatobi),” ujarnya.

Terkait hal itu, menurut Budi, sudah ada kesepakatan untuk pemberian subsidi pemerintah Kabupaten Wakatobi terhadap Garuda untuk memastikan penerbangan ke Wakatobi. “Sekitar bulan April mudah-mudahan Garuda sudah mulai beroperasi, bisa 2 kali seminggu atau 3 kali seminggu tergantung kebutuhan,” lontarnya.

Selain itu, akan mengoptimalkan angkutan penyeberangan di Wakatobi yang terkenal dengan wisata diving. Sebab, di Wakatobi terdapat empat pulau yang harus terkoneksi. “Tidak boleh ada yang tidak terkoneksikan,” lanjut Menhub.

Ia meminta ASDP melakukan studi terkait kemungkinan ASDP untuk beroperasi melayani angkutan penyeberangan di beberapa pelabuhan di Wakatobi, termasuk di pelabuhan Wanci.

Studi berkaitan dengan lalu lintas transportasi di pelabuhan-pelabuhan yang ada di Wakatobi. “Kalau trafik belum banyak, kita cari alternatif lainnya. Studinya paling cepat 1 bulan sampai 6 bulan.” sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY