Koin Keprihatinan untuk Garuda Mulai Dikumpulkan

0
342
Garuda Indonesia

YOGYAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: SEDIKITNYA 17 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Yogyakarta (AMY) menggelar aksi pengumpulan koin keprihatinan bagi BUMN Maskapai Garuda Indonesia. Aksi damai digelar di Simpang Tiga kampus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Rabu (2/3/2016).

Aksi pengumpulan koin dilakukan untuk penggalangan dana pembayaran utang maskapai penerbangan plat merah. Mahasiswa membentuk lingkaran di tengah jalan dan menyuarakan tuntutan agar menteri BUMN dapat menyelesaikan permasalahan menejemen Garuda Indonesia. Mereka juga membawa balon berbentuk pesawat sebagai simbol PT. Garuda Indonesia yang kemudian akan diterbangkan.

Koordinator Umum AMY, Nurul Mubin, mengatakan, meski Garuda memborong 60 pesawat boeing dan 30 pesawat airbus senilai 20 miliar US dolar, untuk penerbangan domestik dan luar negeri, ternyata utang BUMN penerbangan ini terus menumpuk. “Ini akan semakin membebani rakyat. Mahasiswa meminta pemerintah mengevaluasi manajemen BUMN penerbangan Indonesia. Dan mencopot direksi Garuda yang tak becus kerja,” paparnya.

Ditambahkan, aksi pengumpulan koin ini jika sudah terkumpul akan diserahkan ke Direksi Garuda untuk menutupi utangnya yang luar biasa besarnya. “Aksi pengumpulan koin, tidak hanya digelar di Yogyakarta namun di kampus-kampus penjuru Indonesia,” ungkapnya.

Masalah lain yang disorot mahasiswa, berkaitan dengan keberpihakan manajemen terhadap prestasi anak bangsa juga dinilai kecil. Hal ini terlihat dari tidak ikut sertanya Garuda Indonesia sebagai sponsor bagi pembalap kenamaan Indonesia, Rio Haryanto. Malah, BUMN ini dinilai memilih menjadi sponsor klub bola asing daripada sponsor bagi klub dalam negeri. “Kebijakan semacam ini semakin membuat mahasiswa kecewa.

Mereka menuntut menteri BUMN agar segera turun tangan mengevaluasi besar-besaran dirut Garuda Indonesia beserta jajarannya.”Sterilkan Garuda Indonesia dari kepentingan asing dan segera selesaikan hutang-hutang yang dilakukan Garuda Indonesia,” lontarnya. (endy)

LEAVE A REPLY