Koepoe Koepoe Gelar Campaign “Curhatan Rasa”

0
632

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Arus modernisasi telah memicu tumbuhnya stigma baru, terutama dikalangan para wanita karir yang memandang bahwa memasak itu merepotkan.

Para remaja dan perempuan usia muda di kota besar Indonesia, mengaku tidak memiliki kemampuan memasak karena memasak bukan sesuatu yang wajib dipelajari. Hingga tahun 2014, jumlah pekerja perempuan di kota besar di Jakarta mencapai 1.759.740 orang sekitar 33,85% perempuan.

Kondisi tersebut turut memicu penurunan budaya memasak pada generasi saat ini. Dampaknya, aktivitas memasak secara perlahan mulai ditinggalkan oleh para perempuan modern yang lebih memilih mengejar karir.
Menanggapi permasalahan tersebut, PT Anggana Catur Prima bersama brand Koepoe Koepoe hadirkan inspirasi numbuhkan kembali hasrat memasak ditengah kesibukan wanita masa kini.

Koepoe Koepoe merupakan jenis rempah-rempah asli Indonesia menjadi kekayaan alam yang diproses sebagai bumbu bubuk pilihan yang memiliki keunikan rasa untuk mengeksplorasi pada setiap masakan di tanah air.

Melalui campaignnya yang mengambil tema “Curhatan Rasa” membuka tabir dibalik aktivitas memasak, menggali makna sajian masakan. Memasak memiliki manfaat yang sangat besar, selain menyenangkan memasak menjadi gaya hidup yang dilakukan oleh siapa pun, kapan pun dan di mana pun.

Tujuan dari program ini, Koepoe Koepoe turut membina semangat memasak dan menularkannya ke generasi muda untuk mempertahankan kekayaan kuliner asli Indonesia.

“Tanpa dibarengi kemampuan memasak, masakan kesukaan yang selama ini secara turun-temurun kita nikmati, kedepannya akan punah,” ujar Senior Head Marketing Division PT Anggana Catur Prima, Ahmad Fachrur Rivai pada acara pers conference “Curhatan Rasa” di Seribu Rasa Resto, Jakarta, Jumat (27/3/15)

Guna mendukung campaign ini, Koepoe Koepoe hadir dengan beragam bumbu bubuk kering yang komplet kategori Herbs & Spices (rempah-rempah). Koepoe Koepoe menghadirkan 19 varian produk dari lada bubuk putih, hitam, jinten bubuk, ketumbar bubuk, biji pala bubuk hingga kunyit bubuk semuanya tersedia kedalam 5 jenis bentuk kemasan.

ratih1“Banyak makna di balik masakan yang di dinikmati selama ini, memasak menjadi bagian cara kita menunjukkan kasih sayang pada seseorang. Seperti dari orang tua untuk anak, istri untuk suami, nenek untuk cucu dan berbagai kisah lainnya,” ungkap pria yang biasa disapa Alul ini.

Adakalanya memasak menurutnya menjadi cara seseorang untuk mencari kepuasan bagi dirinya sendiri.
“Apalagi ketika hasrat memasak muncul dari hati dan perasaan yang terdalam. Karena memasak tidak sekedar menyajikan makanan, tetapi sebagai media curahan hati yang selama ini jarang sekali orang memahaminya,” ungkapnya.

Melalui “Curhatan Rasa”, Koepoe Koepoe menumbuhkan ikatan emosional antara juru masak dengan penikmat masakan. Sebagai juru masak (cooker), peran mereka lebih dihargai oleh karena adanya apresiasi terhadap masakan yang disajikan untuk penikmat masakan (eater).

Begitu pula sebaliknya, selaku penikmat masakan kehadiran mereka lebih bermakna ketika masakan yang dihidangkan mengandung makna dan disajikan secara spesial oleh sang juru masak. (evi)

LEAVE A REPLY