Kereta Lebaran Ditambah

0
1814

SEMARANG, test.test.bisniswisata.co.id: PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 15 rangkaian kereta api tambahan. Tambahan KA Lebaran tersebut akan melayani 30 perjalanan, dengan total kapasitas tempat duduk 18.760 seat per hari.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto, menuturkan, KA tambahan yang disiapkan terdiri dari 7 (tujuh) KA kelas eksekutif dan bisnis, 1 (satu) KA kelas ekonomi komersial, dan 7 (tujuh) KA kelas ekonomi subsidi (PSO). Adapun untuk di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang, KA tambahan Lebaran yang melintas ada 6, dengan melayani 12 perjalanan dan total kapasitas tempat duduk 8.568 seat per hari.

KA tambahan Lebaran yang melintas di Daop 4 antara lain KA Gajayana Lebaran (Malang – Gambir) 350 seat/perjalanan, KA Sembrani Lebaran (Surabaya Pasar Turi – Gambir) 350 seat/perjalanan, KA Tawang Jaya Lebaran (Semarang Poncol – Pasar Senen) 896 seat/perjalan, KA Matarmaja Lebaran (Malang – Pasar Senen) 896 seat/perjalanan, KA Kertajaya Lebaran (Surabaya Pasar Turi – Tanjung Priok) 896 seat /perjalalan, dan KA Mantap Lebaran (Madiun – Pasar Senen) 896 seat/perjalanan.

Selain KA Tambahan tersebut, lanjutnya, yang melintas di Daop 4 Semarang untuk masa Lebaran juga ditambah 4 KA ekonomi PSO dan 2 KA Komersial. Untuk KA ekonomi PSO, akan dioperasikan selama 16 hari, yakni dari tanggal 10 Juli hingga 25 Juli 2015.

Pemesanan tiket KA Tambahan Lebaran 2015 dibuka 11 Mei 2015, mulai pukul 00.01 WIB untuk keberangkatan 10-16 Juli 2015 (H-7 s.d. H-1). Sedangkan untuk arus balik keberangkatan tanggal 17-26 Juli 2015 (H1 s.d. H2+8), pemesanan dibuka tanggal 18 Mei 2015 pukul 00.01 WIB.

“Pembelian dapat dilakukan di Contact Center 121, website tiket.kereta-api.co.id, aplikasi KAI Access pada ponsel, minimarket, kantor pos, pegadaian, agen resmi tiket KA, mesin e-kiosk, dan berbagai channel resmi lainnya,” ungkapnya.

Suprapto menegaskan, bagi masyarakat yang telah berhasil melakukan pemesanan, pihaknya mengimbau agar segera melakukan pencetakan tiket di mesin Cetak Tiket Mandiri (CTM) yang tersedia di stasiun. Langkah ini perlu dilakukan untuk menghindari hilangnya struk pembayaran dan antrian panjang pencetakan tiket menjelang keberangkatan KA. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.