Kepala Daerah Jateng Didorong Kembangkan Wisata Alam

0
233
Sebuah hotell di Yogja

SEMARANG, bisniswisata.co.id: Kepala daerah di seluruh Provinsi Jawa Tengah (Jateng) didorong untuk mengembangkan potensi wisata alam yang ada di daerahnya masing-masing guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Masyarakat, baik dari dalam negeri maupun luar negeri saat ini sedang menggemari wisata alam yang banyak ditemui di desa, hanya butuh sedikit inovasi untuk mengembangkannya,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo seperti dilansir laman Antara, Senin (23/01/2017).

Menurut Ganjar, sulitnya akses jalan menuju potensi wisata alam bisa menjadi nilai jual yang menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Orang nomor satu di Jateng itu menceritakan pengalaman Bupati Banyuwangi menawarkan secara “online” potensi wisata alam berupa pantai yang mempesona. Namun akses jalannya buruk dan dengan berbagai keterbatasan lainnya seperti kurangnya listrik serta sinyal telepon seluler yang masih susah.

“Dari promosi melalui internet tersebut ternyata yang berminat datang adalah orang-orang mancanegara, bahkan wisatawan asing tersebut bisa tinggal antara tiga hari hingga satu minggu di daerah itu,” ujarnya menceritakan.

Terkait dengan hal itu, Ganjar menantang para pegiat wisata di Jateng untuk mampu mengemas keterbatasan fasilitas wisata alam di tiap daerah sehingga memiliki nilai tambah di mata wisatawan.

“Akses jalan yang sulit dilalui, bisa dikembangkan menjadi wisata terabas atau ‘offroad’ sehingga untuk menuju objek wisata alam ada tantangan yang harus dilalui para wisatawan. Jangan pasrah hanya karena akses menuju lokasi masih sulit,” katanya.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Jateng Prambudi Trajutresno menyebutkan bahwa ada sekitar 400 lokasi yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi wisata alam. “Sementara itu, desa wisata yang tercatat di Jateng berjumlah 147 lokasi dan tersebar di 35 kabupaten/kota,” ujarnya.

Data Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Jateng, potensi objek wisata di 35 kabupaten/kota saat ini tercatat sebanyak 417 lokasi yang terdiri atas 132 lokasi wisata alam, 88 lokasi wisata budaya, 105 lokasi wisata buatan, 21 lokasi wisata minat khusus, dan wisata lain-lain sebanyak 71 lokasi. (*/ANO)

LEAVE A REPLY