Kementeriaan LHK Ajak Berwisata ke Taman Nasional

0
49
Wisatawan nikmati pemandanganTaman Nasional Gunung Bromo

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) luncurkan slogan baru “Ayo ke Taman Nasional”. Tujuannya mengajak wisatawan nusantara juga mancanegara untuk berwisata ke Taman Nasional. Saat ini Indonesia memiliki 54 Taman Nasional (TN) dari mulai TN Gunung Leuser Aceh hingga TN Wasur di perbatasan Papua Nugini. TN baru adalah Zamrud dan Gandang Dewata.

“Ayo ke Taman Nasional menjadi jargon Kementerian LHK untuk menyampaikan pesan konservasi dan wisata alam kepada masyarakat,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian LHK, Jati Wicaksono Hadi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Bisniswisata.co.id, Sabtu (12/08/2017).

Dilanjutkan, pariwisata berbasis konservasi membawa dampak besar dalam perekonomian Indonesia. Hal itu tercermin dari tingginya jumlah Penerimaan Nasional Bukan Pajak (PNBP) dari pariwisata di kawasan taman nasional dan badan konservasi sumber daya alam. “Sumbangan PNBP paling besar diraih Taman Nasional Bromo itu sudah Rp 18 miliar dalam setengah tahun,” ungkapnya.

Tingginya dampak pariwisata berbasis konservasi juga terasa di area Badan Konservasi Sumber Daya Alam Bali. PNBP BKSDA Bali sebesar Rp 5,5 miliar dalam kurun waktu tujuh bulan. “Dampak ekonomi di lokal besar sekali,” jelasnya.

Beberapa taman nasional yang banyak dikunjungi wisatawan antara lain Taman Nasional Komodo (Nusa Tenggara Timur), Bromo Tengger Semeru (Jawa Timur), Rinjani (Nusa Tenggara Timur), Raja Ampat (Papua Barat), dan Wakatobi (Sulawesi Tenggara). “Setiap tempat punya keunikan sendiri,” ujarnya.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BKSDA Bali, Ketut Catur Marbawa menyebut tren kunjungan wisatawan cenderung stabil dari tahun ke tahun. Dari data BKSDA Bali, tercatat sebanyak 57.666 orang berkunjung sejak bulan Januari hingga Juli.

Sepanjang tahun 2016, sebanyak 30.847 wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Nusa Tenggara Barat. Jumlah tersebut berdasarkan catatan TNGR yang dirilis pada 5 Januari 2017.

Pengelolaan Taman Nasional Baluran, drh. Supriyanto mengemukakan wisatawan yang mengunjungi TN Baluran pada tahun 2016 dari domestik sebanyak 91.623 sedangkan dari mancanegara sebanyak 1.193 turis asing.

Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo, yang memiliki sistem ekosistem savana yang khas sehingga disebut dengan Little Africa van Java. “Umumnya wisatawan asing itu datang melalui overland dari Bali mampir ke Taman Nasional Baluran, juga dari Jawa Tengah ke Jawa Timur mampir ke Baluran sebelum melanjutkan berwisata ke Bali,” ungkapnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY