Kemenpar Gelar Wisata Olahraga Lari “Banjir Kanal Timur 5K Festival 2015”

0
1002
Dari kiri ke kanan, Fathul Bahri, Hendri Karnoza, dan Ndang Mawardi saat Jumpa Pers "Jakarta BKT 5K Festival: Menuju Wisata Sungai di Wilayah DKI Jakarta" di Balairung Soesilo Soedirman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Senin (21/9/15). Foto. evi

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Keberadaan Banjir Kanal Timur (BKT) tidak hanya berfungsi sebagai penangkal banjir. Kini BKT telah menjelma sebagai tempat rekreasi baru yang ramai dikunjungi.

Daerah penampungan dan serapan air yang sengaja dibangun oleh pemerintah DKI Jakarta, terutama di kawasan Timur dan Utara ini awalnya untuk menanggulangi banjir yang terjadi di Wilayah DKI Jakarta.

Kanal dengan panjang sekitar 23,5 km ini, membentang mulai dari Kebon Nanas, Jakarta Timur higga Pantai Marunda, Jakarta Utara. BKT dilengkapi dengan beberapa fasilitas, seperti lahan kosong yang berada di kiri dan kanannya diaspal, ditanami pepohonan, rumput, dan dibuat beberapa halte atau taman mini.

Untuk mendongkrak pengembangan pariwisata di wilayah pinggiran Jakarta dan sekitarnya Kementerian Pariwisata dengan didukung Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI), Kota administrasi Jakarta Timur, dan Inspiro menggelar lomba lari (fun run) Jakarta Banjir Kanal Timur (BKT) 5K Festival 2015 pada Minggu (27/9/15).

“Acara ini diharapkan dapat menginisiasi BKT menjadi obyek wisata seperti olahraga, kuliner, dan area wisata sungai. Kementerian Pariwisata mendukung kegiatan ini sebagai sebuah terobosan untuk memanfaatkan BKT menjadi obyek wisata,” ujar Kepala Bidang Promosi Wisata Buatan Kementerian Pariwisata, Hendri Karnoza saat Jumpa Pers “Jakarta BKT 5K Festival: Menuju Wisata Sungai di Wilayah DKI Jakarta” di Balairung Soesilo Soedirman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Senin (21/9/15).

Lebih lanjut Hendri mengatakan, “BKT 5K Festival ini merupakan penyelenggaraan lomba lari pertama di daerah BKT yang sifatnya lebih mendukung kuliner dan sentra UKM. Tahun depan akan diusahakan yang lebih mendukung kegiatan wisata sungai”.

Lomba lari BKT ini menurutnya akan menjadi embrio untuk lari Jakarta Maraton pada bulan Oktober mendatang.

“Pada event  ini diharapkan akan diikuti sekitar 1.000 orang pelari dan 1.000 orang masyarakat pengunjung yang bukan pelari. Kita targetkan 1.000 pelari dan 1.000 non pelari, hingga 2.000 orang akan tumpah ruah menghadiri pesta rakyat ini,” ungkapnya.

Sementara wakil dari BPPI, Fathul Bahri pada acara yang sama mengatakan, “Lari sepanjang 5 kilometer ini mengitari area banjir kanal timur, dengan area start lari berada di pintu air BKT Jalan Jenderal RS Soekanto”

Menurut Fathul, BKT adalah area atau sisi di Jakarta Timur yang cukup bagus untuk digunakan olahraga lari, cocok sebagai embrio acara lari di Jakarta, serta menjadi start awal misalnya menjadi sertifikat sebelum mengikuti Jakarta Marathon.

“Event ini diharapkan sebagai embrio untuk menjadikan Banjir Kanal Timur menjadi destinasi wisata. Warga Jakarta dapat melihat destinasi wisata air seperti sungai,” tambah Presiden Director & CEO Inspiro Grup, Ndang Mawardi.

Di luar negeri misalnya, menurut Ndang orang-orang bisa menikmati menyusuri sungai. Masyarakatnya bisa menemukan sentra kuliner atau tempat-tempa wisata.

Ndang mengatakan, “Lomba lari ini tidak dipungut biaya, selain dimeriahkan dengan puluhan bazaar multi produk, entertainment, juga akan ada door prize.

Kategori lari dibagi menjadi kategori pria dan wanita dengan hadiah Juara I Rp3.500.000, Juara II Rp2.500.000, dan Juara III Rp1.500.000.

Untuk kategori anak-anak, yakni usia 13-15 tahun akan mendapatkan Juara I Rp 2.500.000, Juara II Ro 1.500.000, dan Juara III Rp1.000.000. (evi)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.