Kematian Wisatawan Australia di Kolam Renang Bali Diselidiki

0
99

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Kepolisian Bali tengah menyelidiki kematian wisatawan asal Australia yang tubuhnya ditemukan di kolam sebuah vila milik Nyoman Marsa di Jalan Padang Linjong, Nomor 29, Canggu, Kuta Utara, Badung, Rabu (7/6) pukul 20.30 Wita.

Tubuh Tyler Kennedy (31), warga Sunshine Coast, Queensland ditemukan teman-temannya saat pesta pora dengan mengkonsumsi minuman keras.
Secara tiba-tiba, korban dalam keadaan mabuk menceburkan diri ke dalam kolam renang setinggi dua meter tersebut.

10 menit kemudian, korban justru tidak bergerak saat berada di dalam kolam. Hal inilah yang membuat rekan-rekan korban yang sedang duduk bersila di pinggir kolam panik. Merekapun menyelamatkan korban dan membawanya ke tepi kolam untuk diperiksa sekaligus melakukan pernafasan buatan atau CPR.

Dalam kondisi panik, teman Tyler menghubungi pihak klinik Canggu Medical. Tim dokter dan ambulans tiba di TKP serta dilakukan pemeriksaan lanjut. Dari pemeriksaan, korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Jenazah dievakuasi ke RSUP Sanglah untuk dilakukan visum.

Polisi setempat mengatakan, penyelidikan baru dimulai pada Jumat (9/6) karena kematiannya tidak segera dilaporkan. Kapolres Badung, AKBP Yudit Satriya Hananta membenarkan adanya orang asing yang meninggal di dalam vila. Hanya saja, perwira melati dua di pundak ini tidak merinci kronologis dan perkembangan penyelidikannya.

Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu I Putu Ika Prabawa juga tidak menampik adanya musibah warga Negara Australia yang tewas tenggelam di dalam kolam vila itu. Saat ini rekan korban sudah membuat laporan ke Polsek, hanya saja, keluarganya belum ada yang datang.

“Kita sudah terima laporannya beberapa hari kemudian dan kita juga sudah datangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Sejauh ini, hanya kerabat-kerabatnya saja yang diperiksa keterangannya. Kita juga masih menunggu keluarga untuk dilakukan pemeriksaan juga terkait permohonan agar jenazah korban diotopsi,” katanya

Hingga kini penyelidikan masih terus dilakukan, apakah kematian wisatawan negeri Kanguru itu ada unsur kesengajaan atau ada motif lain. (*/NDIK)

LEAVE A REPLY