Kemampuan Belanja Besar, Badung Sasar Turis AS & India

0
206
Garuda Wisnu Kencana (GWK) digemari wisman Amerika dan India (Foto: Kompas.com)

MANGUPURA, BALI, Bisniswisata.co.id: Memiliki kemampuan belanja cukup tinggi, besar setiap kali kunjungan wisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Bali, membidik sasaran wisatawan asal Amerika Serikat dan India untuk datang ke Pulau Bali

“Kami menyasar wisatawan Amerika dan India, karena kemampuan belanja mereka tinggi di atas 1.600 dolar AS per kunjungan,” kata Kadisparda Badung, Made Badra, di Mangupura, Sabtu (25/11).

Dilanjutkan, wisatawan dari dua negara itu biasanya datang ke Bali melakukan aktivitas meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE), menikmati kegiatan spa dan pernikahan (wedding). Bahkan, kedua negara ini juga diberikan rilis tentang kondisi aktivitas Gunung Agung di Bali yang masih aman untuk dikunjungi.

“Kami juga sudah menyampaikan rilis ke negara-negara asal wisatawan ini agar tidak khawatir datang ke Bali. Kami juga optimistis tidak ada pembatalan (cancelation) yang dilakukan wisatawan mancanegara yang ingin berlibur ke Bali umumnya dan Badung khususnya, karena mereka sudah memahami apa yang telah diinformasikan,” tandasnya.

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dalam kurun waktu tiga bulan terakhir Tahun 2017 menunjukkan tren penurunan. Menurut data, puncak kunjungan pelancong asing ke Badung pada Agustus 2017, sebanyak 587.333 orang wisman. September 2017, menurun menjadi 537.454 orang dan Oktober 2017 hanya 450.160 orang. “Tren penurunan kunjungan karena adanya aktivitas vulkanik Gunung Agung,” ujarnya.

Badra mengatakan, hal serupa juga terjadi pada September 2016, kunjungan wisawan mancanegara ke Badung hanya 431.107 orang, Oktober 2016 (turun menjadi 397.413 orang), November 2016 (turun menjadi 369.601 orang) dan Desember 2016 411.177 orang.

“Namun, penurunan kunjungan wisatawan Tahun 2016 ini, dipastikan bukan karena Gunung Agung tetapi karena bulan-bulan tersebut masuk law season,” katanya seperti dikutip laman Antara.

Pihaknya tetap optimistis, target kunjungan wisman Tahun 2017 mencapai 5,85 juta orang dapat tercapai. “Kalau kami akumulasikan, jumlah wisman Januari hingga Oktober 2017 sudah mencapai 4,9 juta orang,” kata Badra. (ANT)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.