Kantongi Visa Turis, Dua Wanita Maroko Jual Diri di Puncak

0
512
Kawasan Puncak Bogor

BOGOR, test.test.bisniswisata.co.id: Dua wanita pelacur asal Maroko ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas IIA Bogor. Ke dua magribi (sebutan untuk Pekerja Seks Komersial Maroko) ditangkap di satu hotel di kawasan wisata Puncak Bogor.

KB (27) dan LK (26), disergap petugas saat usai melayani lelaki yang menjadi konsumennya di satu hotel yang beralamat di Jalan Panca Marga Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keduanya yang diamankan, lalu dibawa ke kantor Imigrasi di Jalan A Yani Kota Bogor. Setelah pendataan, magribi berpenampilan menarik ini akan dideportase ke negaranya.

Penangkapan dua magribi mengingatkan masyarakat pada penangkapan enam pelacur asal Maroko sebelumnya yang ditangkap di kawasan puncak pada Agustus 2016 lalu. “Keduanya sudah beberapa minggu dipantau petugas. Namun mereka sangat lihai menghindari petugas. Mereka licin seperti belut soal cara mengelabui petugas,” kata Herman Lukman, Kepala Kantor Imigrasi Klas IIA Bogor.

Herman mengaku, dua magribi ini selalu berpindah-pindah hotel dalam melayani tamu. Mereka masuk Indonesia dengan visa turis. “Supaya susah dilacak, mereka berpindah lokasi untuk men-servis konsumennya. Mereka hanya mau layani laki-laki Timur Tengah. Kalau pria lokal, mereka curiga itu petugas yang sedang menyamar,” papar Herman.

Para magribi yang ada di kawasan wisata berhawa sejuk ini juga kerap berkelompok di satu vila. Setelah mendapat order dari mucikari, mereka berangkat ke lokasi yang sudah ditentukan. “Satu vila bisa ditempati sembilan magribi. Ada yang satu tahun sudah di Indonesia dengan melakukan profesi sebagai PSK. Ada juga yang sudah empat tahun, bolak-balik Indonesia dengan mencari uang lewat jual diri,” ungkap Herman. (*/PKO)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.