Kampung Blekok, Destinasi Wisata Baru dapat Kucuran Rp1,2 M

0
741
Kampung Blekok

SITUBONDO, Bisniswisata.co.id: Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Provinsi Jatim sebesar Rp1,2 miliar untuk pengembangan tujuan wisata baru yakni Kampung Blekok.

“Kampung Blekok atau tempat (rumah) puluhan ribu burung sejenis bangau di kawasan hutan bakau (mangrove) yang akan dikembangkan menjadi destinasi wisata baru itu ada di daerah tepi Pantai Desa Klatakan, Kecamatan Kendit,” ujar Kepala Desa Klatakan, Kabupaten Situbondo, Yoyok Hermanto di Situbondo, Minggu (09/04/2017).

Kucuran dana itu, sambung Yoyok, direncanakan untuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang wisata Kampung Blekok dan upaya pengembangan kampung blekok sebagai destinasi wisata direncanakan mulai dilakukan tahun 2017.

Dilanjutkan, selain kucuran dana dari Pemprov Jatim, pemerintahan desa juga memprioritaskan pengembangan wisata Kampung Blekok dengan menganggarkan pengembangan wisata tersebut melalui penggunaan alokasi dana desa maupun dana desa (ADD/DD).

“Kampung Blekok ini memang sangat berpotensi dijadikan tujuan wisata baru. Dan kami belum bisa memastikan siapa yang akan menjadi “leading sector” pembangunan destinasi wisata Kampung Blekok nantinya. Apakah nanti akan ditangani Pemprov Jatim langsung, atau diserahkan ke Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Kabupaten Situbondo,” ucapnya.

Selain dapat menikmati pemandangan pantai di Kampung Blekok, lanjut dia seperti dilansir laman Antaranews, pengunjung juga bisa menyaksikan puluhan ribu burung blekok atau sejenis burung bangau yang selama ini berada di areal hutan bakau.

Menurut Yoyok, pengembangan destinasi wisata Kampung Blekok harus benar-benar melalui kajian mendalam, sehingga konsep wisata bisa dikembangkan tanpa mengganggu habitat burung blekok di hutan bakau itu.

“Jadi memang harus berhati-hati membuat konsep pengembangan wisata itu tanpa mengganggu puluhan ribu burung blekok karena khawatir burung blekok justru berpindah tempat karena merasa terganggu,” tuturnya. (*/ano)

LEAVE A REPLY